Jakarta, Opsi.id – Partai puncak UEFA Champions League Final 2026 akhirnya tiba.
Dua raksasa Eropa, Paris Saint-Germain dan Arsenal, akan bentrok di Puskás Aréna, Sabtu malam waktu Eropa, dalam duel yang diprediksi bakal panas sejak menit pertama.
PSG datang dengan status juara bertahan dan memburu sejarah sebagai tim pertama setelah Real Madrid yang mampu mempertahankan gelar Liga Champions era modern.
Baca juga: Diperkuat Trio Maut MNM, Secara Mengejutkan PSG Tumbang di Kandang Nantes
Sementara Arsenal membawa mimpi besar: mengangkat trofi Liga Champions pertama sepanjang sejarah klub.
Musim ini terasa spesial bagi kedua tim.
PSG sukses mengunci gelar Ligue 1 untuk kelima kali beruntun.
Sedangkan Arsenal akhirnya mengakhiri puasa 22 tahun tanpa gelar Liga Inggris bersama pelatih Mikel Arteta.
Duel “Tembok Besi” vs “Mesin Gol”
Final ini disebut-sebut sebagai pertarungan dua kekuatan berbeda: lini belakang Arsenal melawan lini depan mematikan PSG.
Arsenal tampil luar biasa di Eropa musim ini dengan sembilan clean sheet dan hanya kebobolan enam gol sepanjang turnamen.
Namun tantangan sesungguhnya datang dari trio serangan PSG yang dipimpin Ousmane Dembélé, Khvicha Kvaratskhelia, dan Désiré Doué.
PSG sendiri sudah mencetak 44 gol di Liga Champions musim ini — hanya terpaut satu gol dari rekor sepanjang masa kompetisi.
Duel antara William Saliba dan Kvaratskhelia diprediksi menjadi salah satu pertarungan paling menarik di final nanti.


