Dianiaya, Haris Pertama Minta Tolong ke Jokowi dan Kapolri

Jakarta – Lewat akun Twitter, Ketua Umum KNPI Haris Pertama meminta tolong kepada Presiden Jokwoi dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prbowo untuk mengusut otak pengeroyoknya.

Haris menyebut pelaku dibayar untuk menganiaya dirinya yang nyaris kehilangan nyawa akibat kejadian itu.

“Mereka dibayar untuk melakukan penganiayaan yang mengakibatkan diri saya hampir saja kehilangan nyawa, tolong pak jokowi dan pak Listyo Sigit P,” tulisnya sembari memention akun Presiden Jokowi dan Kapolri.

“Buka ke publik siapa oknum yang ingin mencelakai diri saya dan mungkin ingin menghabisi saya,” sambungnya.

Sebelumnya, kepolisian mengungkap dan menangkap pelaku pengeroyokan terhadap Ketum KNPI Haris Pertama, yang ternyata profesinya adalah debt collector. Tiga pelaku ditangkap, dua lainnya masih diburon polisi.

Baca juga: Pengeroyok Ketum KNPI Haris Pertama Profesinya Debt Collector

”Tidak lebih dari 1×24 jam kami menangkap tiga pelaku,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan, Selasa, 22 Februari 2022

Tiga pelaku ditangkap pada Selasa pagi di dua kawasan, yakni Tanjung Priok dan Bekasi. Kombes Zulpan menyebut ketiganya memiliki pekerjaan sebagai debt collector.

Tiga yang ditangkap, yakni MS, pria kelahiran Ambon tahun 1978; JT pria kelahiran Ambon tahun 1979; dan SM pria kelahiran Ambon berumur 61 tahun.

Dua lainnya yang sudah ditetapkan sebagai tersangka kini dalam pengejaran, salah satunya diduga sebagai pihak yang menyuruh melakukan penganiayaan.

Sejumlah barang bukti berhasil diamankan, di antaranya baju milik korban, batu yang digunakan untuk melukai, pakaian milik tersangka dan dua kendaraan milik para tersangka.

Terhadap para pelaku kata Kombes Zulpan dijerat Pasal 170 KUHP dengan ancaman sembilan tahun penjara. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Bejat! Oknum Kiai di Pati Cabuli 50 Santriwati di Ponpes

Pati, Opsi.id - Kasus pencabulan kembali terungkap. kali ini...

Profil Karutan Balige Valen Sonar Rumbiak, Sah Menyandang Marga Pardede

Toba, Opsi.id - Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen...

19 Penumpang Bus Halmahera Masih Dirawat, Dua Sopir Kabur Usai Kecelakaan Maut di Tol JMKT

Serdang Bedagai, Opsi.id - Petugas kepolisian telah mengidentifikasi korban...

‎DPRD DKI Segel Operator Best Parking di Blok M Square Atas Dugaan Praktik Parkir Ilegal

‎Jakarta - Ketua Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran...

Dinas Kesehatan DKI Beri Update Terbaru Kasus Hantavirus di Jakarta

‎Jakarta - Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan DKI Jakarta Ani...

Java Jazz Festival 2026 Hadir di NICE PIK 2 dengan Layanan Shuttle Terintegrasi

Jakarta - myBCA International Java Jazz Festival 2026 akan...

Polantas Polda Sulbar Lakukan Pengaturan dan Edukasi Lalu Lintas Menyeluruh Bagi Warga

Mamuju, OPSI.ID - Satuan Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat...

321 WNA Kasus Judi Online Internasional Dipindah ke Kantor Imigrasi

JAKARTA, Opsi.id  — Sebanyak 321 warga negara asing (WNA)...

Wali Kota Wesly Rayakan Paskah Bersama ASN Pemko Pematangsiantar

Pematangsiantar, Opsi.id - Wesly Silalahi bersama Ketua TP PKK...

Berita Terbaru

Popular Categories