Empat Oknum TNI Akui Siram Air Keras Aktivis Andrie Yunus untuk Efek Jera

Jakarta – Empat oknum anggota TNI pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus disidang di Pengadilan Militer II-08 Jakarta.

Dalam sidang perdana, terungkap motif empat terdakwa, mengaku ingin memberikan efek jera kepada korban.

Empat terdakwa tersebut, yakni Kapten Nandala Dwi Prasetyo (NDP), Letnan Satu Budhi Hariyanto Widhi (BHW), Letnan Satu Sami Lakka (SL), dan Sersan Dua Edi Sudarko (ES).

Mereka mengaku sakit hati atas tindakan Andrie. Karena mendobrak Hotel Fairmont saat berlangsung pembahasan revisi UU TNI.

Oditur Militer, Letkol Chk Muhammad Iswadi, menyampaikan bahwa para terdakwa merasa aksi tersebut telah merendahkan marwah institusi TNI.

Selain itu, mereka juga tersinggung atas aktivitas advokasi korban yang kerap mengkritik militer.

BACA: Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Sidangnya Digelar Hari Ini

“Latar belakang para terdakwa melakukan penyiraman cairan kimia kepada Andrie Yunus adalah untuk memberikan pelajaran efek jera agar tidak menjelek-jelekkan TNI,” ujar Iswadi saat membacakan surat dakwaan, Rabu (29/4/2026).

Dalam dakwaan juga diungkap, aksi tersebut telah direncanakan sebelumnya dan mengakibatkan korban mengalami luka berat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Banda Neira Resmi Merilis Video Klip Single Bertajuk Ajariku Jadi Berani

Jakarta - Duo musik independen Banda Neira kembali menegaskan...

Kevin Aprilio Gandeng Widy Vierratale di Single Solo Bertajuk Berharap

Jakarta - Musisi dan komponis kenamaan tanah air, Kevin...

Krisis Identitas Musik Makassar, Saat Selera Lokal Tergerus Tren

MAKASSAR, OPSI.ID -- Panggung musik di Kota Makassar dinilai...

Akal-Akalan Provider Internet: Kuota Sudah Dibayar, Mengapa Masih Boleh Hangus?

*Opini: Achmad Nur Hidayat, Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik...

Sambut Konser 30 Tahun UNGU, Vedra dan Gerald Rilis Ulang Lagu Tercipta Untukku

Jakarta - Lagu ikonis milik grup musik Ungu, "Tercipta...

Duovertime Angkat Dinamika Dunia Kerja Modern di Single Ga Pernah End

Jakarta - Dinamika kehidupan profesional di perkotaan sering kali...

Menteri PKP Maruarar Sirait Genjot Kinerja BP Tapera, Realisasi FLPP Capai 178.211 Unit

Jakarta – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar...

KAI Properti Sulap Aset Seluas 2.500 Meter Persegi di Jakpus Menjadi Lapangan Padel

Jakarta – KAI Properti mengembangkan aset di Jalan Ir....

Berita Terbaru

Popular Categories