Kebudayaan Tak Hanya Seni
Fadli juga mengingatkan bahwa kebudayaan tidak boleh dipahami sebatas seni, tari, atau musik.
Menurutnya, terdapat 10 objek pemajuan kebudayaan yang mencakup bahasa, tradisi lisan, manuskrip, ritus, adat istiadat, pengetahuan tradisional, permainan rakyat, olahraga tradisional, pangan lokal, serta seni.
Ia menilai cakupan kebudayaan Indonesia sangat luas, mulai dari warisan tradisional hingga ekspresi budaya kontemporer.
“Jadi luar biasa banyaknya. Kebudayaan itu bukan hanya soal seni saja, bukan hanya tari dan musik,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Fadli juga menyoroti usia peradaban Nusantara yang menurutnya sangat panjang.
Ia menyebut penetapan lukisan purba di Leang Metanduno, Kabupaten Muna, sebagai salah satu bukti penting mengenai keberadaan peradaban manusia di wilayah Indonesia sejak puluhan ribu tahun lalu.
Menurut Fadli, lukisan purba di Leang Metanduno telah ditetapkan sebagai lukisan purba tertua di dunia dengan usia sekitar 67.800 tahun.
Angka tersebut, kata dia, jauh lebih tua dibanding sejumlah situs peradaban terkenal di berbagai belahan dunia.
“Jadi Nusantara ini, Indonesia ini adalah the cradle of civilization, asal mula peradaban manusia. Kita ini bukan sekadar nation-state, tapi civilizational state—negara peradaban, bukan sekadar negara bangsa,” tegasnya.


