GAMKI: Klarifikasi Jusuf Kalla Tidak Sesuai Substansi Laporan

Jakarta – GAMKI menegaskan proses pelaporan terhadap Jusuf Kalla terkait ceramah di UGM masih terus berlanjut. 

Langkah hukum disebut sebagai bagian dari upaya menegakkan prinsip kesetaraan seluruh warga negara di mata hukum.

Kuasa Hukum GAMKI, Saddan Sitorus, menyatakan pihaknya menghormati klarifikasi yang telah disampaikan Jusuf Kalla.

Termasuk kontribusinya dalam membantu penyelesaian konflik di sejumlah daerah di Indonesia. 

Namun, menurutnya, penjelasan tersebut tidak menyentuh pokok persoalan yang dipermasalahkan dalam laporan.

“Kami menghormati klarifikasi Bapak Jusuf Kalla, terutama kontribusi beliau dalam menyelesaikan konflik di beberapa wilayah. 

Namun klarifikasi itu tidak berkaitan dengan substansi yang kami persoalkan. Karena itu, laporan tetap berlanjut,” ujar Saddan di Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Saddan menegaskan, langkah membawa persoalan ini ke jalur hukum bukan ditujukan untuk menyerang individu tertentu.

Melainkan memutus pola pelabelan sepihak terhadap agama di ruang publik.

“Yang kami dorong adalah kesetaraan. Ini bukan soal siapa yang lebih kuat, tetapi bagaimana hukum memperlakukan seluruh warga negara secara adil,” katanya.

Ia menjelaskan, terdapat tiga dasar utama yang melandasi pelaporan tersebut. 

Pertama, penegakan hukum harus memastikan bahwa dugaan tindak pidana terhadap agama apa pun diperlakukan secara setara. 

Kedua, perlindungan kebebasan berkeyakinan bagi seluruh warga negara tanpa diskriminasi. 

Ketiga, edukasi publik bahwa toleransi bukan sekadar nilai moral, melainkan kewajiban hukum yang harus dijunjung bersama.

“Langkah hukum ini menjadi instrumen untuk mendemokrasikan ruang diskusi, di mana setiap identitas dihormati bukan karena posisinya, tetapi karena haknya yang setara,” ujarnya.

Saat ini, GAMKI menyatakan fokus mengawal proses laporan yang sedang berjalan di Polda Metro Jaya.

Menanggapi tudingan bahwa laporan ditunggangi kepentingan tertentu, Saddan menilai tuduhan itu hanya spekulasi yang tidak relevan.

Dan justru berpotensi mengaburkan pokok persoalan.

“Sebaiknya tidak perlu melebar ke mana-mana. Fokus saja pada substansi laporan,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa langkah hukum tersebut mendapat dukungan dari sekitar 20 lembaga dan organisasi masyarakat Islam maupun Kristen. 

Menurut Saddan, dukungan itu lahir sebagai bentuk keberatan atas ceramah JK. Yang dinilai menyinggung umat Kristen, bukan karena kepentingan kelompok tertentu.

“Lembaga-lembaga ini melaporkan Pak JK bukan karena agenda kelompok, tetapi karena mengecam ceramah yang dinilai menyinggung agama Kristen,” pungkasnya. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Polemik Pernyataan Jusuf Kalla, PP GMKI Minta Kader dan Eks Ketum Taat Konstitusi Organisasi

Jakarta – Polemik pernyataan Jusuf Kalla yang disampaikan dalam...

Kabar Duka, Mihoko Nakamura Istri Bungaran Saragih Wafat di Usia 81 Tahun

Jakarta – Kabar duka datang dari keluarga Prof. Bungaran...

Sambut Hari Transportasi Nasional, Pramono Gratiskan LRT, MRT, dan Transjakarta

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan naik...

Turbokidz Lepas Single Tentang Dunia dan Masa Muda

Jakarta - Musisi sekaligus penulis lagu Ican Pane, dengan...

Penyanyi Solo, Dul Jaelani Lepas Single Usia 25

Jakarta - Musisi Dul Jaelani resmi merilis single terbaru...

Hammersonic Festival 2026 Resmi Jadi Private Event, Tiket Direfund Penuh

Jakarta - Festival musik cadas terbesar di Asia Tenggara,...

Bank Jakarta Raih Indonesia 50 Best CEO Awards & Indonesia Best COO Awards 2026

Jakarta - Di tengah upaya transformasi yang sedang digulirkan,...

Penrad Siagian Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Langkat, Tekankan Persaudaraan dalam Keberagaman

Langkat — Anggota DPD RI, Penrad Siagian, menggelar Sosialisasi...

Pdt. Penrad Siagian Gelar Sosialisasi MPR di Gurila, Tekankan Gotong Royong dan Persatuan

Siantar — Pendeta Penrad Siagian, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat...

BGN Sebut Kebutuhan 19 Ribu Sapi untuk MBG Hanya Simulasi

Jakarta – Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana meluruskan...

Berita Terbaru

Popular Categories