Karena itu, sinergi antara pemerintah dan generasi muda dinilai sangat penting untuk memperkuat arah pembangunan sektor ini.
Staf Ahli Bidang Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi Kementerian Pariwisata, Frans Teguh, menyebut generasi muda memiliki peran ganda.
Yakni sebagai motor kreativitas sekaligus target pasar strategis.
Ia menilai berbagai isu, seperti pengolahan limbah makanan dan pengelolaan sampah dapat menjadi ruang kontribusi nyata bagi generasi muda dalam mendukung pariwisata berkelanjutan.
BACA: Pariwisata Indonesia Catat Pertumbuhan Positif, Menteri Widiyanti Optimistis
“Saya kira gerakan-gerakan ini semakin kita butuhkan karena kita ingin menjadi bagian dari solusi untuk kehidupan saat ini dan masa mendatang,” kata Frans.
Rektor Universitas Pelita Harapan, Jonathan L Parapak, menegaskan bahwa penguatan peran generasi muda dalam pariwisata akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi nasional.
“Untuk pariwisata masa depan, kita harus bersiap lebih baik lagi,” ujarnya. []


