JAKARTA, Opsi.id – Jika ada panggung yang terlalu besar bagi Erling Haaland, hingga kini dunia sepak bola belum menemukannya.
Setelah mencetak hattrick pada debutnya di Liga Champions bersama Salzburg, hattrick pada debut Bundesliga bersama Dortmund, serta dua gol pada debut Liga Inggris bersama Manchester City, kini striker Norwegia itu menorehkan dua gol pada laga debutnya di putaran final Piala Dunia 2026.
Haaland menjadi inspirasi kemenangan Norwegia 4-1 atas Irak dalam laga fase grup yang digelar Rabu (17/6/2026).
Penampilan gemilang pemain berusia 25 tahun itu datang hanya beberapa jam setelah Kylian Mbappe membawa Prancis menang 3-1 atas Senegal lewat dua gol yang sekaligus menjadikannya pencetak gol terbanyak sepanjang masa Les Bleus.
Baca juga: Haaland dan Yamal Pimpin Most Valuable World Cup XI, Nilai Skuad Tembus Rp20 Triliun
Pelatih Norwegia, Stale Solbakken, mengaku yakin Haaland akan tampil besar di laga penting tersebut.
“Anda bisa melihat bahwa momen ini tidak terlalu besar untuknya. Saya punya firasat bagus sebelum pertandingan karena sesi latihan terakhirnya sangat baik,” ujar Solbakken.
Pelatih Irak, Graham Arnold, juga tak ragu memberikan pujian kepada sang penyerang.
“Dia adalah nomor sembilan yang luar biasa. Kami mampu mengatasinya cukup baik untuk sebagian besar pertandingan, tetapi pada akhirnya dia adalah striker kelas dunia,” kata Arnold.
Gol pertama Haaland lahir menjelang setengah jam pertandingan saat ia menyambar umpan silang David Moller Wolfe.
Gol tersebut menjadi gol pertama Norwegia di putaran final Piala Dunia sejak 1998, atau lebih dari 28 tahun lalu.

