Jakarta – Penyanyi dan penulis lagu Idgitaf secara resmi meluncurkan album penuh keduanya bertajuk “Berusaha di Bawah Hujan”. Album ini hadir setelah rangkaian tiga single yang dirilis sejak Oktober 2025, dan menjadi tonggak penting dalam perjalanan artistiknya.
Dengan menghadirkan perpaduan elemen musik country dan pop yang penuh sukacita, Idgitaf menyajikan warna baru yang tetap mempertahankan ciri khas musikalnya.
Album “Berusaha di Bawah Hujan” terdiri atas 12 lagu yang dikemas layaknya sebuah cerita bersambung. Gita menuturkan bahwa proses penciptaan album ini merupakan refleksi atas pengalaman pribadi sekaligus eksplorasi musikal yang mendewasakan dirinya.
“Album ini lahir dari pengalaman jatuh cinta yang terasa begitu baru buat aku. Sampai rasanya kata-kata saja tidak cukup untuk menjelaskan semuanya. Karena itu aku merasa harus menuliskannya lewat musik,” katanya.
“Tapi di balik itu, ada tantangan, perbedaan, dan proses memahami satu sama lain yang membuat aku sadar kalau cinta bukan cuma tentang kebahagiaan. Tapi juga tentang bertahan,” ucap Idgitaf.
Album “Berusaha di Bawah Hujan” disusun sebagai perjalanan dalam empat fase emosional. Mulai dari menemukan cinta yang terasa menyembuhkan, menikmati kebahagiaan di dalamnya, menghadapi konflik dan keraguan. Sampai akhirnya belajar menerima dan bertahan bersama segala ‘hujan’ yang datang.
BACA JUGA: Java Jazz Festival 2026 Hadir di NICE PIK 2 dengan Layanan Shuttle Terintegrasi
Proses produksi album berlangsung sejak Februari 2025 hingga April 2026 dengan melibatkan sejumlah produser. Antara lain Enrico Octaviano, Lafa Pratomo, Michael Rodovan, Ricco, Rama Harto, dan Luthfi Adianto.
Album ini juga menghadirkan kolaborasi dengan musisi ternama, yakni Hindia dalam lagu “Masih Ada Cahaya” serta Dere dalam lagu “Setengah Langit”.
“Aku ingin punya lagu yang merepresentasikan aku dan pasanganku, sebagai lelaki dan perempuan. Di lagu ini aku seperti berbicara dan menenangkan dia, Masih ada cahaya, walau susah untuk diraih,” kata dia.
Sementara lagu “Setengah Langit” ditulis bersama Dere sebagai refleksi perempuan terhadap standar kebahagiaan yang sering ditentukan oleh orang lain.
Album “Berusaha di Bawah Hujan” diterbitkan oleh Idgitaf Musik bekerja sama dengan KithLabo, dan resmi dirilis pada 15 Mei 2026 di seluruh platform digital streaming. []

