Indonesia dan Thailand Dihukum WADA Tak Bisa Nyanyikan Lagu Kebangsaan di Piala AFF

Jakarta – Bendera tim Nasional Indonesia dan Thailand tidak bisa dikibarkan saat pergelaran Piala AFF 2020 (Piala AFF 2021).

Thailand mulai menjalani sanksi dari Badan Anti Doping Dunia (WADA) saat tim nasional Thailand melawan Timor Leste di laga perdana Piala AFF, Minggu 5 Desember 2021.

Saat pemain Gajah Putih menyanyikan lagu kebangsaan negaranya, di layar hanya muncul logo Federasi Sepak Bola Thailand. Hal ini sebagai buntut dari hukuman Badan Anti Doping Dunia (WADA).

Timnas Indonesia yang juga mendapat sanksi WADA, akan merasakan hal yang sama. Bendera Merah Putih tidak bisa dikibarkan saat Timnas melawan Kamboja di laga perdana Piala AFF Grup B Piala AFF 2020 (2021), Kamis 9 desember 2021 mendatang.

Seperti diketahui, Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) mendapat sanksi dari WADA karena tak bisa memenuhi program anti-doping pada 17 September 2021.

Sanksi ini dijatuhkan setelah LADI beberapa kali diingatkan untuk memenuhi program anti-doping tetapi diabaikan.

Akibatnya WADA menghukum Indonesia dengan tidak bisa mengibarkan bendera nasional di event internasional.

Hal ini sudah berdampak bagi Indonesia di Piala Thomas 2020 (2021). Saat itu tim putra bulutangkis Indonesia meraih gelar juara, tetapi bendera Indonesia digantikan bendera PBSI saat prosesi pengalungan medali emas dan menyanyikan lagu kebangsaan.

Sanksi itu juga berlaku untuk Timnas Indonesia yang berlaga di Piala AFF 2021 yang berlangsung pada 5 Desember 2021 hingga 1 Januari 2022 di Singapura.

Dalam ajang ini, Timnas Indonesia tergabung di Grup B bersama Vietnam, Malaysia, Kamboja, dan Laos. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

‎Hutan Kalimantan Terbakar, Kenapa Elite di Jakarta Terlambat Peduli?

*Opini: Achmad Nur Hidayat, Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik...

Transformasi Talas Beneng di Pandeglang, BUMDes Saninten Siapkan Produk Olahan Unggulan

Pandeglang — Talas Beneng yang selama ini menjadi salah...

Pelindo-Pelni Kirim Bantuan Korban Gempa NTT dari Pelabuhan Makassar

Makassar, OPSI.ID - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo...

Takut Diburu Polisi, Wanita Terduga Maling Emas Akhirnya Serahkan Diri

Banda Aceh, OPSI.ID - Seorang wanita berinisial RIF (31),...

Remaja asal Makassar Live Bugil Demi Saweran, Videonya Viral di Medsos

Makassar, OPSI.ID - Sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang...

Tarif Parkir Jakarta Digodok Rp3.000-Rp60.000 per Jam, Jupiter Nasdem Tegaskan Tolak Kenaikan

‎Jakarta - Besaran tarif parkir di Jakarta tengah menjadi...

KPK Sayangkan Korupsi Masuk Kampus: Penerimaan Mahasiswa Baru Diduga Jadi Lahan Transaksional

Jakarta, Opsi.id — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyayangkan dugaan...

Keluarga Korban Desak Pemprov DKI Bertanggung Jawab atas Tragedi Hammam di Kramat Jati

Jakarta – Keluarga Hammamshidqi Hammammuthi, pelajar Madrasah Aliyah Negeri...

Berita Terbaru

Popular Categories