IPW Desak Kejagung Tahan Tersangka Febrie Adriansyah, Soroti Akuntabilitas Tim Penyidik

Jakarta, Opsi.id  – Indonesia Police Watch (IPW) mengkritik kinerja tim penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung karena belum menahan tersangka Febrie Adriansyah usai pemeriksaan pada 17 Juli 2026.

IPW menilai langkah tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai akuntabilitas dan independensi penyidik dalam menangani perkara korupsi.

Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso menyatakan, dalam praktik penanganan perkara tindak pidana korupsi di Kejaksaan Agung, tersangka umumnya langsung ditahan setelah menjalani pemeriksaan.

“Akuntabilitas daripada tim penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung diragukan dan juga sikap independensinya,” kata Sugeng dalam keterangan tertulis, Selasa (21/7/2026).

“Karena sudah menjadi standar operasional prosedur di Kejaksaan Agung bahwa seorang tersangka tindak pidana korupsi setelah dilakukan pemeriksaan, mereka akan dilakukan penahanan,” ujar Sugeng.

Baca juga: Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Febrie Adriansyah Kini Berstatus Saksi

Menurutnya, tidak ditahannya Febrie Adriansyah berbeda dengan perlakuan terhadap tersangka lain dalam perkara yang sama, yakni Donny Rito, yang telah lebih dahulu ditahan.

Perbedaan perlakuan tersebut dinilai berpotensi memunculkan persepsi adanya ketidaksetaraan dalam proses penegakan hukum.

Pihaknya juga menilai penundaan penahanan dapat menimbulkan risiko terhadap proses pembuktian perkara, termasuk kemungkinan hilangnya alat bukti maupun potensi terjadinya obstruction of justice.

Karena itu, IPW mendesak tim penyidik Jampidsus Kejaksaan Agung segera melakukan penahanan terhadap Febrie Adriansyah agar kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum dapat dipulihkan.

Selain itu, IPW menyoroti informasi yang telah beredar di sejumlah media mengenai dugaan adanya pertemuan antara Jaksa Agung ST Burhanuddin, Febrie Adriansyah, dan Menteri Pertahanan Safri Syamsoeddin setelah proses penggeledahan yang dilakukan penyidik.

Baca juga: KOSMAK Desak Prabowo Copot Jaksa Agung, Minta KPK Ambil Alih Kasus Febrie

Menurut Sugeng, informasi tersebut perlu dijelaskan secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Atas dasar itu, lembaganya meminta Presiden Prabowo Subianto mengevaluasi posisi Jaksa Agung ST Burhanuddin.

Menurut Sugeng, langkah tersebut diperlukan untuk menjaga independensi proses penyidikan terhadap perkara yang menjerat Febrie Adriansyah. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Akal-Akalan Provider Internet: Kuota Sudah Dibayar, Mengapa Masih Boleh Hangus?

*Opini: Achmad Nur Hidayat, Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik...

Sambut Konser 30 Tahun UNGU, Vedra dan Gerald Rilis Ulang Lagu Tercipta Untukku

Jakarta - Lagu ikonis milik grup musik Ungu, "Tercipta...

Duovertime Angkat Dinamika Dunia Kerja Modern di Single Ga Pernah End

Jakarta - Dinamika kehidupan profesional di perkotaan sering kali...

Menteri PKP Maruarar Sirait Genjot Kinerja BP Tapera, Realisasi FLPP Capai 178.211 Unit

Jakarta – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar...

KAI Properti Sulap Aset Seluas 2.500 Meter Persegi di Jakpus Menjadi Lapangan Padel

Jakarta – KAI Properti mengembangkan aset di Jalan Ir....

Downgrade Kelas Menengah: Gaji Mengecil, Kualitas Pertumbuhan Ekonomi Perlu Segera Diperbaiki

*Opini: Achmad Nur Hidayat, Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik...

‎Global Pals ITPLN, Jembatan Mahasiswa Menuju Dunia

‎Jakarta – Institut Teknologi PLN (ITPLN) meluncurkan ITPLN Global...

Pemprov DKI Dorong Modal Dasar Bank Jakarta Naik Jadi Rp26 Triliun dan Siap Ekspansi Global

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan langkah...

Berita Terbaru

Popular Categories