Kurang Suka
Mantan gelandang Spanyol yang menjuarai Piala Dunia 2010, Juan Mata, mengaku kurang menyukai kebijakan tersebut jika dirinya masih aktif bermain.
“Saat tertinggal Anda ingin terus menyerang, saat unggul Anda ingin mempertahankan penguasaan bola. Jeda itu memutus momentum permainan,” ujarnya.
Selain aspek teknis pertandingan, kritik juga datang dari mantan striker Arsenal dan Inggris, Ian Wright.
Ia menduga jeda hidrasi dimanfaatkan sebagai ruang tambahan bagi siaran iklan televisi.
“Saya pikir ini hanya cara lain untuk memasukkan lebih banyak iklan dari sudut pandang penyiar Amerika,” kata Wright.
Meski demikian, tidak semua pihak menentang aturan tersebut.
Baca juga: El Nino Picu Dehidrasi hingga ISPA, Dinkes DKI Imbau Warga Batasi Aktivitas Luar Ruang
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente justru mendukung penerapan jeda hidrasi karena dinilai penting untuk menjaga kondisi pemain selama turnamen berlangsung.
“Saya selalu mengutamakan kesehatan pemain. Menurut saya ini langkah yang tepat. Berhenti sejenak, minum, memulihkan kondisi, lalu melanjutkan pertandingan,” ujar De la Fuente.
Seiring berjalannya turnamen, perdebatan mengenai jeda hidrasi diperkirakan akan terus berlanjut.
Selain berfungsi menjaga kebugaran pemain, jeda tersebut kini mulai dianggap sebagai faktor yang dapat memengaruhi jalannya pertandingan dan mengubah momentum sebuah tim di lapangan. []


