Tanjungbalai, Opsi.id – Kapolres Tanjungbalai AKBP Welman Feri mengelak, lalu berjalan tergesa-gesa saat ditanya wartawan seputar kasus pencabulan siswa kelas VI SD yang sedang menjadi sorotan publik.
Mantan Kasubdit 1 Ditressiber Polda Sumut ini tak menjawab satu pun pertanyaan sejumlah wartawan yang memburunya.
Alumnus Akademi Kepolisian Tahun 2007 ini malah menyuruh para awak media untuk melaksanakan salat lebih dahulu.
“Salat aja dulu,” kata Welman sambil berjalan cepat-cepat masuk ke dalam Markas Polres Tanjungbalai.
Diketahui, seorang siswa SD kelas V di Kota Tanjungbalai menjadi korban pencabulan yang diduga dilakukan oleh seorang pria berinisial A yang merupakan suami dari oknum guru.
Aksi bejat itu terungkap setelah korban menceritakan kepada keluarga angkatnya.
Masyarakat yang mengetahui adanya anak berusia 12 tahun jadi korban pencabulan mengepung rumah terduga pelaku.
Aksi massa itu menyusul lambatnya laporan korban pencabulan di Polres Tanjungbalai yang sudah berjalan dua bulan.
Baca juga: Polisi Beberkan Kronologi Pencabulan Siswa SD di Tanjungbalai
Ditambah lagi, kekhawatiran wali murid atas dugaan keterlibatan oknum guru dalam kasus pencabulan tersebut.
Massa yang geram membuka paksa pintu rumah terduga pelaku.
Merasa geram atas perbuatan pencabulan, massa menghujani pukulan kepada kedua terduga pelaku saat hendak digiring ke mobil kepolisian. []
Penulis: Rahmat Hidayat

