Kartika Putri Bantah Dr Richard Lee Ditangkap karena Laporannya

Jakarta – Selebriti Kartika Putri membantah penahanan terhadap Dr Richard Lee berasal dari laporannya atas perkara pencemaran nama baik. Menurutnya, sang dokter ditangkap dan ditahan lantaran laporan pihak kepolisian sendiri.

Dalam sebuah video yang diunggah saluran YouTube Cumicumi, Kartika Putri menegaskan bahwa penangkapan paksa yang pernah terjadi, serta penahanan terhadap Dr Richard Lee bukan lantaran laporannya.

“Tapi siapa yang buat laporan, ya kepolisian sendiri yang bikin laporan. Ditangkap paksanya itu kan bukan karena saya,” ujar Kartika Putri, dikutip Opsi pada Rabu, 29 Desember 2021.

Lantaran itu, kata Kartika, serangan warganet kepada dirinya dinilai salah alamat. Ia juga mempertanyakan aksi netizen yang mem-bully-nya dengan komentar-komentar negatif.

“Kenapa saya yang di-bully, kenapa saya yang dimarahin gitu,” ujar dia.

Sebelumnya, Kartika Putri mengaku menjadi sasaran bully warganet menyusul ditangkapnya pakar kecantikan Dr Richard Lee dalam perkara dugaan akses ilegal.

Menurutnya, ia sama sekali tidak bisa memerintahkan polisi untuk menangkap sang dokter.

Kartika menuturkan, penangkapan terjadi lantaran penyidik kepolisian lebih paham terkait kasus yang kini dihadapi Dr Richard Lee. Ia meyakini, hal itu dilakukan tanpa adanya prosedur yang dilanggar.

Baca juga:  Dr Richard Lee Ditahan Polisi, Kartika Putri Kena Bully

Baca juga:  Lagi Indehoi, Selebgram TE Diciduk Bareng Female DJ Asal Brazil

Terlebih, kata Kartika, kasus tersebut melibatkan sosok Dr Richard Lee yang merupakan kreator konten yang dikenal berani berbicara. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Bejat! Oknum Kiai di Pati Cabuli 50 Santriwati di Ponpes

Pati, Opsi.id - Kasus pencabulan kembali terungkap. kali ini...

Profil Karutan Balige Valen Sonar Rumbiak, Sah Menyandang Marga Pardede

Toba, Opsi.id - Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen...

‎DPRD DKI Segel Operator Best Parking di Blok M Square Atas Dugaan Praktik Parkir Ilegal

‎Jakarta - Ketua Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran...

Dinas Kesehatan DKI Beri Update Terbaru Kasus Hantavirus di Jakarta

‎Jakarta - Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan DKI Jakarta Ani...

Java Jazz Festival 2026 Hadir di NICE PIK 2 dengan Layanan Shuttle Terintegrasi

Jakarta - myBCA International Java Jazz Festival 2026 akan...

Polantas Polda Sulbar Lakukan Pengaturan dan Edukasi Lalu Lintas Menyeluruh Bagi Warga

Mamuju, OPSI.ID - Satuan Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat...

321 WNA Kasus Judi Online Internasional Dipindah ke Kantor Imigrasi

JAKARTA, Opsi.id  — Sebanyak 321 warga negara asing (WNA)...

Wali Kota Wesly Rayakan Paskah Bersama ASN Pemko Pematangsiantar

Pematangsiantar, Opsi.id - Wesly Silalahi bersama Ketua TP PKK...

Kerja Keras Berbuah Manis, Tiga Pelajar Mamasa Wakili Indonesia di Kuala Lumpur Cup U16

Mamuju, OPSI.ID - Tiga pelajar asal Kabupaten Mamasa berhasil...

Berita Terbaru

Popular Categories