Kasus Pembunuhan Dikaitkan Seragam Sekolah, Bupati Krisman Tegaskan Program Gratis Sudah Berjalan

Seragam Sekolah Gratis

Informasi yang berkembang bahwa peristiwa tersebut dipicu kebutuhan pembelian seragam sekolah.

Merespons itu, Krisman menegaskan Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua telah menjalankan program seragam sekolah gratis sejak awal masa kepemimpinannya.

Menurutnya, program tersebut diberikan kepada siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA.

Sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung pendidikan dan meringankan beban ekonomi masyarakat.

“Sejak tahun pertama kami memimpin, salah satu program prioritas yang telah direalisasikan adalah pemberian seragam sekolah gratis bagi siswa SD, SMP, dan SMA,” ungkapnya.

Program itu mencakup pemberian sepatu, kaus kaki, ikat pinggang, baju, celana atau rok, dasi, hingga topi sekolah.

Krisman menjelaskan, program tersebut dirancang agar seluruh anak di Sabu Raijua dapat mengakses pendidikan secara layak tanpa terbebani biaya perlengkapan sekolah.

“Tujuan utama program ini adalah membantu orang tua dan mengurangi beban pengeluaran keluarga, sehingga anak-anak dapat bersekolah dengan baik tanpa terkendala kebutuhan seragam,” katanya.

Ia menambahkan, pendidikan merupakan investasi masa depan daerah.

Sehingga pemerintah harus hadir memberikan dukungan nyata kepada masyarakat.

Baca juga: Relawan Lentera Kasih: Prabowo-Gibran Siapkan Generasi Emas Lewat Program Pendidikan dan Makan Bergizi Gratis

Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua berkomitmen untuk terus melanjutkan program seragam sekolah gratis.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperluas akses pendidikan yang berkeadilan.

Krisman mengajak masyarakat untuk mengedepankan dialog dan komunikasi dalam menyelesaikan persoalan keluarga maupun sosial agar tidak berujung pada tindakan kekerasan.

“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga keharmonisan keluarga dan kehidupan sosial di tengah masyarakat.

Mari kita jadikan peristiwa ini sebagai pelajaran bersama agar persoalan apa pun dapat diselesaikan dengan kepala dingin, melalui komunikasi yang baik, dan tanpa kekerasan,” tutupnya. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Masih Syuting, Sunil Samtani Ungkap Jadwal Tayang Film Pengabdi Setan 2: Communion

Jakarta - Produser Rapi Films, Sunil Samtani, membeberkan jadwal...

Muktamar NU Usai, Saatnya Kembali ke Jalan Besar Khidmah dan Pemberdayaan

Refleksi Dr. KH. Maman Imanulhaq, Ketua Lembaga Dakwah PBNU Periode...

GORAN Desak DPR Segera Sahkan RUU Masyarakat Adat: “Keadilan Tidak Bisa Ditunda”

JAKARTA — Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Organisir Anak Nusantara...

Polda Jabar Padamkan Karhutla Gunung Geulis, Pendaki dan Warga Diminta Waspada

Sumedang — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda...

Ketua DPRD DKI Suhud Alynudin Dorong Proses Pemutakhiran Data Desil

‎Jakarta - Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin menyinggung...

Berita Terbaru

Popular Categories