Keisya Levronka Rilis Album rombak dengan Nuansa Pop-Rock

Jakarta – Penyanyi muda Keisya Levronka kembali mencuri perhatian dengan perilisan album terbarunya bertajuk “rombak”. Album ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan kariernya, menandai pergeseran musikal yang lebih berani sekaligus emosional.

Setelah dikenal luas lewat balada sendu “Tak Ingin Usai”, Keisya kini menghadirkan energi baru dengan pendekatan pop-rock yang segar.

Album “rombak” hadir dengan nuansa yang berbeda dari karya-karya sebelumnya. Dominasi gitar, aransemen full-band, serta atmosfer anthemic yang lantang membawa pendengar pada pengalaman musik yang lebih hidup.

Meski demikian, kejujuran emosional tetap menjadi benang merah yang mengikat seluruh lagu, menjadikan album ini sebagai refleksi pertumbuhan personal sekaligus musikal.

Salah satu lagu yang menjadi sorotan adalah “Aku Bukan Dia”, karya Lafa Pratomo dan Paul Aro. Lagu ini menggambarkan perasaan rapuh seseorang yang menyadari dirinya tidak pernah benar-benar menjadi pilihan utama.

Dengan produksi intens dan vokal Keisya yang penuh emosi, lagu ini menghadirkan dinamika pop-rock yang kuat sekaligus menyentuh.

Selain itu, “Tak Pantas Terluka (Lagi)” menjadi bukti bagaimana musik Keisya berkembang bersama pendengarnya. Berawal dari versi balada, lagu ini kemudian diaransemen ulang dalam format band setelah viral di media sosial.

Hasilnya adalah versi resmi yang lebih berani, penuh energi, dan terasa cathartic—seolah mengubah kesedihan menjadi semangat perlawanan.

Album ini juga menampilkan variasi tema yang luas, mulai dari refleksi dalam “Lukis Hari Ini” hingga perayaan diri lewat “Rayakanlah”. Dengan spektrum emosi yang lebih besar, rombak menjadi perjalanan utuh dari titik rapuh menuju fase yang lebih kuat dan penuh kesadaran.

Keisya Levronka, yang dikenal sejak ajang Indonesian Idol, membuktikan dirinya sebagai salah satu suara paling menonjol di generasinya. Lewat rombak, ia tidak sekadar keluar dari zona nyaman, tetapi juga mendefinisikan ulang identitas artistiknya.

Album ini menegaskan bahwa evolusi bukan berarti kehilangan jati diri, melainkan menemukan cara baru untuk menyuarakannya. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

‎Bank Jakarta Siapkan Pengalaman Baru untuk The Jakmania, Bukan Sekadar Sponsorship Persija

‎Jakarta - Kolaborasi Bank Jakarta dengan Persija Jakarta tidak...

Jokowi Bakal Hadiri Pertemuan Akbar Masyarakat Dayak, Ini Agendanya

Jakarta, OPSI.ID - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi)...

Kasus Narkoba, 2 Anggota Polres Empat Lawang Diberhentikan Tidak Hormat

Sumsel, OPSI.ID - Dua personel Polres Empat Lawang, Sumatera...

Unhas Hadirkan Ahli Metabolomics Jepang, Ungkap Masa Depan Pangan Fungsional

Makassar, OPSI.ID - Makanan tidak hanya berfungsi sebagai sumber...

Anak Pejabat di Lampung Mangkir dari Panggilan Polisi, Tersangka Penganiayaan Kekasih

Lampung, OPSI.ID - Anak seorang pejabat di Lampung yang...

Hadapi Puncak Musim Kemarau, Kodam Hasanuddin Siagakan Personel Tangani Karhutla

Makassar, OPSI.ID - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi...

Pemerintah Cairkan Rp18,9 Triliun untuk 546 Daerah, Gaji PPPK Dipastikan Aman

JAKARTA, Opsi.id  – Pemerintah pusat mencairkan tambahan anggaran sebesar...

Berita Terbaru

Popular Categories