LaLaLa Fest 2026 Hadirkan Penampilan Eksklusif Rex Orange County

Jakarta – Ketika pengumuman lineup LaLaLa Fest 2026 dirilis, nama Rex Orange County langsung menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan penggemar musik Indonesia. Musisi asal Inggris ini akan tampil di Jakarta pada 22–23 Agustus 2026 di JIEXPO Kemayoran. Penampilannya disebut sebagai satu-satunya pertunjukan di Asia tahun ini.

Status Asia Exclusive ini menjadikan konser Rex Orange County di LaLaLa Fest sebagai momen langka yang tidak boleh dilewatkan.

Rex Orange County, atau Alexander James O’Connor, dikenal dengan lagu-lagu yang penuh nuansa hangat dan emosional.

Karya-karyanya seperti “Best Friend”, “Sunflower”, dan “Happiness” telah menjadi bagian dari kehidupan banyak anak muda. Sering viral di media sosial, dan digunakan sebagai latar musik dalam berbagai konten kreatif.

Kehadirannya di Jakarta bukan hanya sekadar penampilan musik. Tetapi juga pertemuan emosional antara musisi dan penggemar yang telah lama menantikan kesempatan ini.

LaLaLa Fest 2026 sendiri merupakan evolusi dari festival bernuansa alam yang sebelumnya dikenal sebagai LaLaLa International Forest Festival.

Kini, festival ini berkembang menjadi acara berskala besar di Jakarta, menghadirkan pengalaman musik dan hiburan yang menggabungkan visual, atmosfer internasional, dan keberagaman genre.

Dengan konsep dua hari penuh, LaLaLa Fest menghadirkan panggung yang tidak hanya menampilkan musik, tetapi juga menciptakan ruang pertemuan budaya.

Lineup Global dan Evolusi LaLaLa Fest Jadi Festival Musik Kelas Dunia

Selain Rex Orange County, festival ini juga menghadirkan sederet musisi internasional lain yang memperkaya pengalaman penonton. The Flaming Lips, Steve Lacy, Two Door Cinema Club, dan Kodaline akan tampil di panggung LaLaLa Fest.

Kodaline bahkan menjadikan festival ini sebagai ajang perpisahan mereka melalui sebuah farewell show yang emosional. Sementara Two Door Cinema Club akan merayakan 15 tahun album debut mereka Tourist History dengan penampilan eksklusif.

Tidak berhenti di sana, fase kedua pengumuman lineup menghadirkan musisi indie dan alternatif dari berbagai penjuru dunia. Nama-nama seperti Drunk Monk, Treaks, Shao Dow, Chivan, dan G.inc menambah warna festival.

Drunk Monk membawa nuansa garage rock dengan sentuhan underground khas Asia, Shao Dow menghadirkan kombinasi hip-hop alternatif dengan anime dan visual art, sementara Chivan membawa pengaruh jazz dan swing ke dalam musik indie. G.inc melengkapi keberagaman dengan eksplorasi eksperimental yang memadukan stoner rock, progressive metal, dan industrial elektronik.

Penjualan tiket LaLaLa Fest 2026 telah dibuka sejak Maret melalui tiptip.id, dengan kategori Early Entry, General Admission, dan VIP.

Harga tiket bervariasi, mulai dari Rp800.000 untuk Daily Pass Early Entry hingga Rp2.950.000 untuk VIP Final Presale 2 Day Pass.

Antusiasme tinggi terlihat sejak awal penjualan, terutama setelah pengumuman lineup yang diisi oleh musisi global ternama.

LaLaLa Fest 2026 bukan hanya sekadar festival musik, tetapi juga simbol keterhubungan global. Kehadiran Rex Orange County sebagai penampil utama memperkuat posisi Jakarta sebagai destinasi penting dalam tur musik internasional.

Festival Musik sebagai Ruang Pertemuan Global

Festival ini menjadi ruang di mana musisi dari berbagai belahan dunia bertemu dengan audiens Indonesia, menciptakan pengalaman yang tidak hanya musikal tetapi juga emosional.

Dengan konsep yang terus berevolusi, lineup yang semakin beragam, serta eksklusivitas penampilan Rex Orange County di Asia, LaLaLa Fest 2026 siap menjadi pengalaman musik yang wajib dirasakan minimal sekali seumur hidup.

Penonton diharapkan terus mengikuti informasi terbaru melalui akun Instagram resmi @lalala.fest dan situs lalalafest.com agar tidak ketinggalan kejutan yang masih disimpan oleh penyelenggara. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Bejat! Oknum Kiai di Pati Cabuli 50 Santriwati di Ponpes

Pati, Opsi.id - Kasus pencabulan kembali terungkap. kali ini...

Profil Karutan Balige Valen Sonar Rumbiak, Sah Menyandang Marga Pardede

Toba, Opsi.id - Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen...

Purbaya Dorong Penyelesaian Hambatan Investasi dari Danau Toba hingga Mandalika

Jakarta, Opsi.id - Purbaya Yudhi Sadewa mendorong percepatan penyelesaian...

Pembinaan Sejak Dini, PSSI Sulbar Bidik Lahirkan Talenta Baru dari Polman

Polman, OPSI.ID - Dalam upaya mewadahi sekaligus mengembangkan bakat...

Demi Beli Sepeda Motor Pelaku Membegal Ibu dan Anak di Medan

Medan, Opsi.id - Keinginan memiliki sepeda motor baru menjadi...

Warga Empat Desa di Toba Berharap Tambang Batu Dapat Izin Resmi

Toba, Opsi.id - Warga di empat desa di Kecamatan...

Ibu dan Anak di Medan Dibegal Saat Pergi Belanja, Tiga Pelaku Ditangkap

Medan, Opsi.id - Aksi begal brutal kembali terjadi di Kota...

Kriminalisasi Risiko Bisnis? Tuntutan Terhadap Andi Fajri Andhika Tuai Sorotan

Mamuju, OPSI.ID - Tuntutan 9 tahun penjara terhadap Andi...

Polres Toba Gelar Sidang KKEP, Briptu A.T Direkomendasikan Dipecat

TOBA, Opsi.id – Polres Toba menggelar Sidang Komisi Kode...

Operasi Pasar Murah Jadi Cara KSBSI Sulbar Perjuangkan Aspirasi Pekerja

Polman, OPSI.ID - Di tengah berkembangnya berbagai persoalan ketenagakerjaan,...

Berita Terbaru

Popular Categories