Komisi V DPR RI dan KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Sinergi Tingkatkan Keselamatan Perlintasan Sebidang

Cirebon – Upaya meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang kembali menjadi perhatian serius Komisi V DPR RI. Dalam kunjungan kerja ke PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon, Kamis (18/6/2026), rombongan anggota dewan meninjau langsung kondisi perlintasan sebidang JPL 202 yang berada di Jalan Kartini, Kota Cirebon.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lapangan sekaligus membahas langkah-langkah strategis dalam menekan angka kecelakaan yang masih kerap terjadi di perlintasan sebidang. Tingginya kasus temperan antara kereta api dan pengguna jalan menjadi perhatian, baik pada perlintasan yang sudah dilengkapi fasilitas keselamatan maupun yang belum memiliki sistem pengamanan memadai.

Anggota Komisi V DPR RI, Hamka B. Kady, menegaskan bahwa diperlukan penanganan yang terencana dan berkelanjutan guna mengurangi risiko kecelakaan. Menurutnya, pemerintah perlu menyiapkan strategi jangka pendek, menengah, hingga panjang untuk menciptakan sistem keselamatan yang lebih efektif di seluruh perlintasan sebidang.

Ia menyebutkan bahwa setiap perlintasan memiliki karakteristik berbeda sehingga solusi yang diterapkan harus disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Pada sejumlah lokasi, pemasangan palang pintu otomatis dinilai menjadi langkah yang cukup efektif, sementara di titik lain diperlukan pembangunan infrastruktur tidak sebidang seperti flyover maupun underpass.

Menurut Hamka, kebutuhan pemasangan palang pintu otomatis masih menjadi prioritas utama karena dinilai mampu memberikan perlindungan tambahan bagi pengguna jalan sekaligus mendukung keselamatan operasional perjalanan kereta api.

Dalam kesempatan tersebut, Komisi V DPR RI juga mendorong PT KAI untuk terus memperluas penerapan sistem palang pintu otomatis di berbagai perlintasan sebidang sebagai bentuk komitmen peningkatan keselamatan transportasi. Sementara itu, rencana pembangunan flyover dan underpass masih menunggu kajian lebih lanjut dari pemerintah melalui kementerian terkait.

Hamka menjelaskan bahwa Komisi V DPR RI telah meminta Kementerian Pekerjaan Umum serta Kementerian Perhubungan melakukan pemetaan wilayah yang membutuhkan pembangunan flyover maupun underpass. Proses kajian tersebut diperkirakan berlangsung hingga tahun 2028 sebelum pelaksanaan pembangunan dapat direalisasikan.

Selain dukungan infrastruktur, keberadaan petugas penjaga perlintasan juga dinilai memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan. Menurut Hamka, masih terdapat sejumlah titik yang memerlukan pengawasan lebih ketat meskipun telah dilengkapi dengan fasilitas palang pintu.

Sementara itu, Kepala Daop 3 Cirebon, Sigit Winarto, memastikan seluruh perlintasan sebidang yang berada di wilayah Kota Cirebon saat ini telah dilengkapi sistem palang pintu otomatis dan dijaga petugas selama operasional berlangsung.

Ia menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan secara berlapis melalui pemasangan palang pintu ganda serta pengawasan langsung oleh petugas. Meski demikian, pihaknya masih menemukan adanya pengguna jalan yang mengabaikan aturan dan menerobos perlintasan saat kereta api akan melintas.

Terkait rencana pembangunan flyover maupun underpass di Kota Cirebon, Sigit mengungkapkan bahwa berdasarkan pembahasan bersama Komisi V DPR RI, salah satu lokasi yang masuk dalam rencana pengembangan infrastruktur adalah kawasan Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Krucuk.

Namun demikian, realisasi pembangunan fasilitas tersebut tetap memerlukan koordinasi dan dukungan dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat melalui kementerian yang berwenang.

PT KAI Daop 3 Cirebon terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kedisiplinan saat melintasi perlintasan sebidang dengan mematuhi rambu-rambu dan mengutamakan perjalanan kereta api demi menjaga keselamatan bersama.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Proyeksi Ekonomi Indonesia dan Kewaspadaan Masyarakat di Tanah Papua Menjelang Akhir Tahun 2026

Seorang pakar feng shui ikut memperingatkan rakyat Indonesia terkait...

ISEF 2026 Catat Kesepakatan Rp27,43 Triliun, Pembiayaan Syariah Digenjot

Jakarta – Penguatan akses pembiayaan syariah menjadi salah satu...

BP Tapera Evaluasi Penyaluran KPR FLPP, Percepat Pembiayaan Rumah Subsidi MBR

Jakarta – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera)...

SIMAKDIALOG Rilis Album Fisik 1995 Bareng Demajors

Jakarta - Kolektif musik jazz kontemporer legendaris, SIMAKDIALOG, kembali...

Peringatan 100 Tahun Inspirasi Generasi Penyiar – Tribute to Sambas Mangundikarta Digelar di Jakarta

Jakarta - Sejarah panjang dunia penyiaran dan jurnalistik Indonesia...

Petrokimia Gresik Libatkan 26 Karyawan dalam Pemberdayaan Warga Gowa

Gowa, OPSI.ID - Sebanyak 26 karyawan PT Petrokimia Gresik...

Berita Terbaru

Popular Categories