“Sekarang tinggal masalahnya, yang menulis PR biasanya yang disuruh mengerjakan. Jadi jangan lari ke mana-mana, Pak,” ujar Luhut.
Luhut berharap Bahlil menggunakan perjalanan kariernya untuk memastikan manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.
Ia juga menyebut keberhasilan Bahlil membuktikan bahwa anak dari Indonesia Timur mampu menempati posisi strategis dalam pemerintahan.
“50 tahun pertama Anda pakai untuk membuktikan bahwa anak dari Timur bisa duduk di ruang keputusan negara. 50 tahun berikutnya, atau setidaknya sisa masa jabatannya, pakai untuk memastikan janji dalam buku ini ditepati,” kata Luhut.
“Rakyat di sekitar pabrik ikut sejahtera. Indonesia benar menjadi tuan di negeri sendiri,” lanjutnya.
Di akhir sambutannya, Luhut juga menyinggung kehadiran Presiden Prabowo dalam acara peluncuran buku tersebut.
Menurut dia, jarang seorang Presiden Republik Indonesia menghadiri acara bedah buku yang ditulis oleh salah satu menterinya.
“Selamat juga menikmati yang jarang sekali ada Presiden Republik Indonesia, Pak, sampai menghadiri pembedah buku dari seorang anak buahnya,” ujar Luhut. []
Baca juga: Prabowo Perintahkan Bahlil Atasi Pemadaman Listrik, Harga BBM Subsidi Tetap Tak Naik
Baca juga: Musda Golkar Sulsel, Bahlil Minta Kenaikan Perolehan Kursi Legislatif Naik

