MBG di Persimpangan Jalan: Kritik MBG Watch dan Tuduhan Korupsi Harian

Kritik terhadap Strategi Pemerintah

Dalam paparannya, Wahyudi juga menuding pemerintah menerapkan strategi yang ia sebut sebagai “government by scapegoat” atau mencari kambing hitam.

Ia menilai pemerintah lebih banyak menyoroti persoalan teknis, seperti dapur yang tidak higienis atau pegawai yang dianggap bermasalah, dibanding membahas akar persoalan tata kelola program.

Menurutnya, perhatian publik seharusnya diarahkan kepada mekanisme kepemilikan dapur serta tata kelola pengadaan.

Mendorong Perlawanan Sipil

Selain mengkritik tata kelola MBG, Wahyudi juga membahas berbagai bentuk tekanan politik terhadap pemerintah.

Ia mengungkapkan bahwa di internal MBG Watch sempat muncul pembahasan mengenai konsep civil disobedience atau pembangkangan sipil. 

Beberapa gagasan yang disebutkan antara lain ajakan menolak membayar pajak, mendorong orang tua penerima manfaat menolak paket MBG di sekolah, hingga mengusulkan dana dikembalikan kepada negara atau diberikan dalam bentuk lain. 

Ia juga mengakui bahwa langkah-langkah tersebut masih menjadi bahan diskusi dan belum ditemukan formula yang dianggap paling efektif.

Pada bagian akhir diskusi, ia menilai tekanan dari masyarakat sipil menjadi salah satu cara yang dapat mendorong perubahan kebijakan pemerintah terkait MBG. 

Bahkan, ia mengungkapkan sejumlah ide aksi protes yang menurutnya berkembang di kalangan masyarakat sipil, meski sebagian masih berupa wacana diskusi. []

Baca juga: Sudaryono Copot 137 Kepala SPPG, Tegaskan Zero Tolerance Keracunan dan Korupsi di Program MBG

Baca juga: MK Tegaskan Program MBG Tidak Boleh Pakai Dana Pendidikan

Baca juga: Nanik S Deyang Mundur dari Jabatan Kepala BGN, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Pansus DPRD DKI Evaluasi Kelaikan Armada Truk Pengangkut Sampah yang Beroperasi di Jakarta

Jakarta - Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Sampah DPRD DKI...

Penumpang Malaysia Bawa Emas 5,25 Kg Tanpa Dokumen, Digagalkan Bea Cukai di Kertajati

Majalengka – Upaya membawa keluar negeri emas batangan senilai...

Vokalis Muhammad Irfan Resmi Mengundurkan Diri dari Band Govinda

Jakarta - Grup musik pop-rock terkemuka tanah air, Govinda,...

Burhanuddin Muhtadi: Potensi Gibran Mundur Kecil, Bola Panas Putusan MK Bisa Mengarah ke DPR

JAKARTA, Opsi.id — Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait perkara...

ITPLN dan UTP Malaysia Bangun Jembatan Akademik Global, Perdalam Riset Transisi Energi

Jakarta – Institut Teknologi PLN (ITPLN) menerima mahasiswa Universiti...

Siam Cement Group (SCG) Catat Pertumbuhan Penjualan Tertinggi di ASEAN pada Q2-2026

Jakarta – Siam Cement Group (SCG) mencatat kinerja operasional...

Tampil di Piko Fest Makassar, Rumahsakit Kurasi 2 Band Lokal

MAKASSAR, OPSI.ID -- Band indie legendaris asal Jakarta, rumahsakit,...

Stevan Pasaribu dan Andi Rianto Rilis Single Kolaborasi Berjudul Siapa yang Tahan

Jakarta - Dinamika hubungan interpersonal kembali diangkat ke dalam...

Berita Terbaru

Popular Categories