Juara Grand Slam empat kali itu sukses mengalahkan Laura Siegemund dua set langsung 6-3, 7-6 untuk melaju ke putaran kedua.
Menariknya, Osaka mengaku sempat khawatir gaun emasnya terlalu menyilaukan hingga takut dilarang bermain oleh wasit.
“Saat matahari mengenai gaunnya, pantulannya sangat terang. Saya sampai membawa dua gaun cadangan biasa,” ujarnya.
Busana luar hitam yang dikenakannya dirancang oleh desainer Kevin Germanier, sementara gaun emas berpayet itu dibuat khusus oleh Nike.
Bagi Osaka, momen berjalan masuk lapangan Grand Slam memang terasa seperti pertunjukan hiburan.
Baca juga: Ronaldo Kembali Pulang Tanpa Trofi — Gamba Osaka Hancurkan Mimpi Al Nassr di Final AFC
“Kadang atlet disebut entertainer. Buat saya, walk-on Grand Slam adalah satu-satunya momen di mana saya benar-benar merasa seperti entertainer,” katanya.
Ini bukan pertama kalinya Osaka tampil nyentrik di turnamen besar.
Pada Australian Open Januari lalu, ia juga mencuri perhatian lewat kostum bertema ubur-ubur yang didedikasikan untuk putrinya, Shai.
Kini, setelah kembali ke jajaran 20 besar dunia pasca menjadi ibu pada 2023, Osaka perlahan menunjukkan dirinya siap bersinar lagi — baik di dunia tenis maupun fashion.
Di babak berikutnya, Osaka akan menghadapi Donna Vekić. []


