Maros, OPSI.ID – Publik Makassar dan Maros kembali dikejutkan dengan insiden penerbangan di kawasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Sehari setelah pesawat tempur Sukhoi TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengalami overrun di Runway 13, kembali beredar informasi mengenai pesawat yang disebut milik TNI AL mengalami insiden tergelincir di sisi lain landasan pacu bandara, yakni Runway 21, Selasa (25/8/2026).
Dalam informasi awal yang beredar, pesawat disebut merupakan pesawat milik unsur TNI Angkatan Laut (TNI AL) yang berada di bawah Lantamal VI Makassar.
Sebagai informasih, Runway 21 merupakan salah satu bagian dari landasan pacu 03-21 Bandara Sultan Hasanuddin.
Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Runway 03-21 memiliki panjang 3.202 meter dan lebar 45 meter.
Bandara Sultan Hasanuddin sendiri memiliki dua landasan pacu, yakni Runway 13-31 sepanjang 2.500 meter dan Runway 03-21 sepanjang 3.202 meter.
Insiden ini menjadi perhatian karena terjadi hanya sehari setelah pesawat tempur Sukhoi Su-30MK2 TNI AU mengalami overrun di Runway 13 pada Senin (24/8/2026).
Pada insiden sebelumnya, pesawat Sukhoi dilaporkan keluar dari batas landasan pacu setelah melakukan pendaratan.
Pihak Bandara Sultan Hasanuddin memastikan operasional penerbangan komersial tetap berjalan dengan menggunakan Runway 03-21.
TNI AU kemudian menyebut insiden Sukhoi tersebut berkaitan dengan kendala pada sistem pengereman ketika pesawat menjalani test flight setelah menjalani overhaul atau pemeliharaan tingkat berat.

