Hiburan Senin, 12 Desember 2022 | 11:12

Elon Musk Pertanyakan Sikap Elton John Berhenti Gunakan Twitter

Lihat Foto Elon Musk Pertanyakan Sikap Elton John Berhenti Gunakan Twitter Elon Musk. (Foto: Instagram/elonmusk)
Editor: Eno Dimedjo

Jakarta - Pengusaha teknologi Elon Musk, menanggapi keputusan musisi Elton John yang memilih hengkang dari Twitter, menyusul perubahan kebijakan di platform media sosial berlogo burung biru tersebut.

Sebelumnya, Elton John mengumumkan tak lagi memiliki akun Twitter usai platform media sosial itu dibeli pengusaha teknologi Elon Musk. Dia mengaku tidak akan lagi menggunakan platform tersebut untuk berinteraksi dengan fans.

Laman Reuters melaporkan, dalam keterangannya Elton John mengatakan bahwa keputusan tersebut diambil lantaran perubahan kebijakan Twitter usai diakuisisi oleh Elon Musk memberatkan dirinya.

Sebelumnya, beberapa pesohor juga memutuskan hal yang sama. Sederet selebriti dunia semisal Gigi Hadid, penulis Shonda Rhimes, dan mantan gitaris grup band White Stripes yakni Jack White, sudah tidak lagi sudi menggunakan Twitter.

Menganggapi hal itu, Elon Musk nampak menyayangkan keputusan Elton John, seraya membalas pernyataan sang musisi yang mengkhawatirkan adanya penggunaan misinformasi menyesatkan, menyusul berlakunya kebijakan baru di Twitter.

"Saya suka musik Anda. Semoga Anda kembali. Apakah ada misinformasi tertentu yang Anda khawatirkan?" kata Elon Musk, dikutip Opsi pada Senin, 12 Desember 2022.

Elton John. (Foto: Instagram/eltonjohn)

Sejak Twitter diakuisisi oleh Elon Musk, ada banyak perubahan yang diambil bos Tesla dan SpaceX itu.

Mulai dari mengubah biaya layanan premium Twitter Blue, hingga memutuskan untuk mengembalikan beberapa akun yang sebelumnya ditangguhkan termasuk akun mantan Presiden AS Donald Trump.

Keputusan-keputusan tersebut pada akhirnya memantik pro-kontra di antara pengguna Twitter maupun warganet lainnya.

Baca juga: Elton John Tinggalkan Twitter Usai Elon Musk Ubah Kebijakan

Baca juga: Sempat Aktif Dua Bulan, Akun Twitter Kanye West Diblokir Lagi Gegara Ini

Keputusan kontroversial lainnya ialah Elon mengurangi separuh tenaga kerja perusahaan tak terkecuali tim yang bertanggung jawab untuk mencegah penyebaran informasi yang salah dan konten berbahaya. []

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya