Kuasa Hukum Vivi Paris Beberkan Duduk Perkara Dugaan Penipuan Vicky Prasetyo

Jakarta – Penasihat hukum Vivi Paris, Faisal, membeberkan duduk perkara dugaan penipuan yang dilakukan selebriti Vicky Prasetyo kepada kliennya. Kasus ini, bermula dari rancana bisnis kedua pihak.

Berbicara kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Faisal menjelaskan bahwa kliennya bersama Vicky Prasetyo pernah menjalin kerja sama membuat sebuah kelab malam bernama Kudeta.

Faisal mengatakan, kliennya itu telah menyetorkan uang sejumlah Rp 100 juta. Uang itu dikirimkan ke rekening adik Vicky Prasetyo.

“Namun, sampai saat ini klien saya tidak tahu entah ada atau tidak kelab malam,” kata Faisal, dikutip Opsi pada Selasa, 11 Januari 2022.

Tak hanya kejelasan mengenai bisnis tersebut, Faisal juga mengatakan bahwa kliennya sama sekali tidak menerima keuntungan dari usaha kelab malam yang dijanjikan Vicky Prasetyo.

“Keuntungan juga tidak ada,” ujar dia.

Atas dasar itu, kata Faisal, kliennya menduga Vicky Prasetyo telah melakukan penipuan dan penggelapan. Berbekal bukti transfer, Vivi Paris kemudian melaporkan mantan suaminya itu ke polisi.

“Kita harus mengambil langkah hukum bukti transfer ada dan pengakuan penitipan antara Mbak Vivi dan Vicky juga ada,” kata Faisal.

Saat ini, laporan sudah terdaftar dengan nomor polisi LP/B/146/1/ 2022/ SPKT Polda Metro Jaya tertanggal 10 Januari 2020.

Dalam perkara ini, Vicky Prasetyo dipersangkakan melanggar Pasal 378 KUHP dan Pasal 372 KUHP.

Sebelum melaporkan ke polisi, Vivi Paris  mengaku pernah menempuh jalur mediasi guna menyelesaikan persoalan ini.

Namun, iktikad baik itu tidak mendapat sambutan positif dari Vicky Prasetyo. Alhasil, Vivi memilih membuat laporan polisi (LP).

Baca juga: Tipu Duit Ratusan Juta, Vicky Prasetyo Dilaporkan Mantan Istri ke Polisi

Baca juga: Irwansyah Laporkan Adik Kandung ke Polisi, Ada Apa??

“Saya malah dicuekin karena dianggap main-main,” ujar Vivi Paris. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Bejat! Oknum Kiai di Pati Cabuli 50 Santriwati di Ponpes

Pati, Opsi.id - Kasus pencabulan kembali terungkap. kali ini...

Profil Karutan Balige Valen Sonar Rumbiak, Sah Menyandang Marga Pardede

Toba, Opsi.id - Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen...

Dinas Kesehatan DKI Beri Update Terbaru Kasus Hantavirus di Jakarta

‎Jakarta - Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan DKI Jakarta Ani...

Java Jazz Festival 2026 Hadir di NICE PIK 2 dengan Layanan Shuttle Terintegrasi

Jakarta - myBCA International Java Jazz Festival 2026 akan...

Polantas Polda Sulbar Lakukan Pengaturan dan Edukasi Lalu Lintas Menyeluruh Bagi Warga

Mamuju, OPSI.ID - Satuan Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat...

321 WNA Kasus Judi Online Internasional Dipindah ke Kantor Imigrasi

JAKARTA, Opsi.id  — Sebanyak 321 warga negara asing (WNA)...

Wali Kota Wesly Rayakan Paskah Bersama ASN Pemko Pematangsiantar

Pematangsiantar, Opsi.id - Wesly Silalahi bersama Ketua TP PKK...

Kerja Keras Berbuah Manis, Tiga Pelajar Mamasa Wakili Indonesia di Kuala Lumpur Cup U16

Mamuju, OPSI.ID - Tiga pelajar asal Kabupaten Mamasa berhasil...

Pameran Budaya Pancasila 2026 di Mamuju Resmi Digelar

Mamuju, OPSI.ID - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Barat...

Berita Terbaru

Popular Categories