Rumah Solidaritas Papua: Pelanggaran HAM di Papua Meningkat, Hentikan Operasi Militer

Jakarta – Rumah Solidaritas Papua, menyatakan situasi hak asasi manusia di Papua dalam kondisi darurat. 

Mereka menilai pelanggaran HAM meningkat sejak awal 2026. Mendesak pemerintah segera menghentikan operasi militer serta membuka ruang dialog politik di Papua.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam siaran pers pada Rabu, 29 April 2026.

Organisasi tersebut, di antaranya Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, Amnesty International Indonesia, KontraS, WALHI, Greenpeace Indonesia, serta lembaga lainnya.

Koalisi tersebut mengutip hasil riset Project Multatuli per Desember 2025. Menyebut terdapat sedikitnya 83.177 personel TNI dan Polri organik di tanah Papua. 

BACA: KSAD Dudung Perintahkan Prajurit Rangkul KKB Papua Kembali ke NKRI

Dari jumlah itu, sekitar 56.517 personel berasal dari TNI dan 26.660 dari Polri.

Mereka juga menyoroti rencana pembangunan 25 batalyon baru di Papua pada 2026 sebagai bagian dari pembentukan 100 batalyon nasional.

Menurut koalisi, pendekatan keamanan yang terus diperluas justru memperbesar potensi konflik bersenjata dan pelanggaran HAM terhadap masyarakat sipil.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

KAI Properti Sulap Aset Seluas 2.500 Meter Persegi di Jakpus Menjadi Lapangan Padel

Jakarta – KAI Properti mengembangkan aset di Jalan Ir....

Downgrade Kelas Menengah: Gaji Mengecil, Kualitas Pertumbuhan Ekonomi Perlu Segera Diperbaiki

*Opini: Achmad Nur Hidayat, Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik...

‎Global Pals ITPLN, Jembatan Mahasiswa Menuju Dunia

‎Jakarta – Institut Teknologi PLN (ITPLN) meluncurkan ITPLN Global...

Pemprov DKI Dorong Modal Dasar Bank Jakarta Naik Jadi Rp26 Triliun dan Siap Ekspansi Global

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan langkah...

Asisten I Tolikara Samuel Kogoya Tekankan Percepatan Kegiatan OPD dan Disiplin ASN

TOLIKARA, Opsi.id — Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten...

Pemkab Tolikara Sosialisasikan Pencegahan Pencemaran Lingkungan, Bupati Willem Wandik Ajak Warga Jaga Alam

TOLIKARA, Opsi.id — Pemerintah Kabupaten Tolikara melalui Dinas Lingkungan...

Pemkab Tolikara Berangkatkan 10 Calon Perawat ke Sumatera Utara, Willem Wandik Titip Pesan Tegas

TOLIKARA, Opsi.id — Pemerintah Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, memberangkatkan...

Bupati Tolikara Serahkan Hibah Rp2 Miliar untuk Rapat Kerja BPL GIDI 2026

TOLIKARA, Opsi.id — Pemerintah Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, menyerahkan...

Berita Terbaru

Popular Categories