Rumah Solidaritas Papua: Pelanggaran HAM di Papua Meningkat, Hentikan Operasi Militer

Dalam pernyataannya, koalisi mencatat sejumlah peristiwa sejak Januari hingga pertengahan April 2026, di antaranya:

  • konflik lahan adat terkait pembangunan batalyon di Biak dan Merauke
  • penangkapan sewenang-wenang dan dugaan penyiksaan terhadap warga sipil di Yahukimo dan Tambrauw
  • dugaan penembakan warga sipil di Tolikara
  • pengungsian massal akibat konflik bersenjata di Puncak dan Tambrauw
  • dugaan pelanggaran HAM berat di Dogiyai dan Puncak.

Koalisi menyebut sedikitnya 20 warga sipil mengalami penangkapan sewenang-wenang dan penyiksaan. Sementara ribuan warga lainnya mengungsi akibat konflik bersenjata.

Minta Presiden Hentikan Operasi Militer

Rumah Solidaritas Papua mendesak Prabowo Subianto segera menghentikan seluruh operasi militer di Papua.

Mereka juga meminta pemerintah membuka dialog politik untuk menyelesaikan akar konflik antara Indonesia dan Papua yang dinilai telah berlangsung selama puluhan tahun.

BACA: Polisi Tetapkan Delapan Orang Tersangka Pengibar Bendera Bintang Kejora di Papua

Selain kepada Presiden, koalisi juga menyampaikan tuntutan kepada DPR, Panglima TNI, Kapolri, Komnas HAM, serta LPSK agar mengambil langkah cepat melindungi warga sipil dan menyelidiki dugaan pelanggaran HAM.

Khusus untuk dugaan pelanggaran HAM berat di Dogiyai dan Puncak, mereka meminta Komnas HAM membentuk tim penyelidik berdasarkan UU Pengadilan HAM dengan melibatkan Komnas Perempuan dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia.

Koalisi juga meminta pemerintah daerah segera membentuk tim perlindungan pengungsi internal dan menjamin kebutuhan dasar, pendidikan, serta layanan kesehatan bagi warga terdampak konflik.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

SURI Lepas Single Anyar Bertajuk Elegi Langit Ungu

Jakarta - Unit stoner rock asal Indonesia, SURI, resmi...

Avhath Bakal Rilis Album Perdana Pada 9 Oktober 2026

Jakarta - Kuintet hardcore/metal asal Jakarta Selatan, Avhath, resmi...

Minggu Malam Gila! Man City, Liverpool, MU hingga Real Madrid Siap Bikin Penggila Bola Begadang

Jakarta, Opsi.id  — Penggila sepak bola sepertinya harus menyiapkan...

Gardu Perlintasan KAI Daop 3 Cirebon Dirusak, Masyarakat Diminta Ikut Menjaga

Cirebon – Upaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api tidak...

50 Ibu di Makassar Ikuti Edukasi Tumbuh Kembang Anak di Puskesmas Antang

Makassar, OPSI.ID - Upaya meningkatkan kapasitas orang tua dalam...

Temarram Rilis Album Penuh Perdana Bertajuk Antara Angkara

Jakarta - Unit synthwave/darkwave/post-punk Temarram resmi meluncurkan album penuh...

HAVVA Resmi Debut dengan Single Hawa di Bawah Maspam Company Ltd.

Jakarta - Trio electronic-pop pendatang baru HAVVA secara resmi...

Berita Terbaru

Popular Categories