Yakin memberikan pujian khusus kepada Manzambi yang tampil luar biasa meski baru berusia 20 tahun.
“Dia pemain yang belajar sepak bola dari jalanan. Dia masih perlu berkembang secara taktik, tetapi kami memberinya kebebasan bermain dan dia menanganinya dengan sangat baik,” ujar Yakin.
Di kubu Bosnia, pelatih Sergej Barbarez mengaku kecewa dengan hasil akhir karena timnya sebenarnya mampu mengimbangi Swiss dalam sebagian besar pertandingan.
Baca juga: Qatar Raih Poin Bersejarah, Tahan Imbang Swiss 1-1 di Piala Dunia 2026
“Sejak jeda pendinginan pertama hingga gol pembuka, kami adalah tim yang lebih baik. Kami memiliki beberapa peluang emas yang seharusnya bisa menjadi gol,” kata Barbarez.
Bosnia sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol Ermin Mahmic pada masa injury time. Namun hasil tersebut tetap menjadi kekalahan pertama mereka dalam sembilan pertandingan kompetitif terakhir.
Kemenangan ini membawa Swiss ke puncak klasemen Grup B dan membuka peluang besar untuk lolos ke babak gugur. Sementara Bosnia masih memiliki kesempatan melaju jika mampu meraih kemenangan pada laga terakhir melawan Qatar. []


