Nias Barat, Opsi.id – Suasana duka menyelimuti kediaman keluarga Genial Gulo, siswa Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) I/Bukit Barisan yang meninggal dunia saat menjalani pendidikan.
Jenazah korban tiba di kampung halamannya di Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara, Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Momen kedatangan jenazah terekam dalam sebuah video yang diunggah akun Facebook Pak Shinta Lahagu.
Dalam video berdurasi hampir delapan menit tersebut, tampak seorang pria yang diduga ayah korban tak kuasa menahan tangis saat menyambut peti jenazah putranya.
Pria itu kemudian terlihat membuka beberapa bagian pakaian jenazah untuk memeriksa kondisi tubuh Genial, disaksikan anggota keluarga yang larut dalam suasana haru.
Unggahan tersebut diberi keterangan, “Prajurit siswa asal Nias Barat meninggal saat pendidikan di Rindam I/BB Pematangsiantar tiba kampung halamannya,” disertai emotikon menangis.
Hingga Rabu sore, video itu telah ditonton lebih dari 10 ribu kali, mendapat ratusan komentar dari warganet, dan dibagikan hampir seratus kali.
Sebelumnya, Genial Gulo ditemukan meninggal dunia setelah baru empat hari mengikuti pendidikan di Rindam I/Bukit Barisan, Pematangsiantar.
Hingga kini, penyebab kematiannya masih dalam penyelidikan.
Komandan Rindam I/Bukit Barisan, Brigjen TNI Abdul Razak Rangkuti, mengatakan pihaknya belum dapat memastikan penyebab meninggalnya siswa tersebut karena masih menunggu hasil pemeriksaan.
“Siswa baru mengikuti pendidikan selama empat hari. Untuk penyebabnya masih dalam pemeriksaan. Yang menemukan korban adalah salah seorang pelatih,” ujarnya, Selasa (21/7/2026).
Baca juga: Empat Tewas dalam Tabrakan Beruntun di Sibolangit, Polisi Selidiki Dugaan Rem Blong
Sebelum dipulangkan ke Nias Barat, jenazah Genial sempat dibawa ke RSUD dr. Djasamen Saragih Pematangsiantar untuk proses pemeriksaan forensik.
Dokter forensik dr. Reinhard Hutahaean menjelaskan, visum maupun autopsi hanya dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan resmi dari keluarga korban sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, karena orang tua korban berada di Nias Barat, diperlukan surat kuasa kepada anggota keluarga yang berada di Pematangsiantar agar proses pemeriksaan dapat dilaksanakan.

“Tim di Nias sedang berkoordinasi dengan keluarga untuk membuat surat pernyataan kuasa. Kami masih menunggu kelengkapan administrasi,” kata Reinhard.
Baca juga: Ledakan Pipa Gas Tanam di Medan, Satu Tewas, Dua Korban Masih Dicari Tim SAR
Ia menambahkan, hasil pemeriksaan forensik diperkirakan dapat diketahui sebelum 14 hari.
Reinhard juga menegaskan bahwa berbagai dugaan yang beredar, termasuk dugaan bunuh diri, belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil penyidikan aparat yang berwenang.
Kasus meninggalnya Genial Gulo hingga kini masih menjadi perhatian publik, sementara pihak TNI dan kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian siswa Rindam tersebut. []


