Terkait Minyak Goreng Langka, Anggota DPRA Menduga ada Permainan Distributor

Aceh Barat Daya – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Irpannusir menduga adanya para pihak yang melakukan penimbunan hingga minyak goreng langka di Aceh.

“Untuk itu pihak terkait, baik pemerintah sudah sepatutnya melakukan sidak ke toko-toko para penjual di daerah masing-masing,” kata Irfanusir, Minggu, 20 Februari 2022.

Hal ini diutarakannya menyusul banyaknya keluhan warga tentang minyak goreng langka di Aceh. Bahkan, ibu-ibu rela mengantri berjam-jam untuk mendapatkan minyak goreng sebanyak satu sampai dua liter perorang.

Ketua Komisi II DPRA ini menduga, kelangkaan minyak makan bisa saja karena harga minyak makan sudah diatur oleh pemerintah, sehingga penyedia melakukan permainan.

“Kita menduga demikian, makanya pihak terkait harus melakukan sidak. Pemerintah harus hadir saat-saat seperti ini,” sebutnya.

Swalayan Sejahtera di Jalan Iskandar Muda Kecamatan Blangpidie Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) diserbu para ibu rumah tangga atau emak-emak dan bapak-bapak, Rabu 16 Februari 2022 malam.

Kedatangan mereka untuk mendapat minyak goreng kemasan murah. Minyak kemasan dua liter yang dijual pihak Swalayan didapat perorang dengan harga Rp 28 ribu, lebih murah dibandingkan biasanya yakni dijual dengan harga Rp 46 ribu.

Mereka rela mengantri untuk dapat minyak goreng karena sejak sepekan terakhir minyak goreng langka dipasaran. Bukan saja minyak kemasan, namun juga minyak curah atau minyak drum.

Yusria, warga setempat mengaku rela mengantri untuk dapat minyak goreng karena memang angka sejak sepekan terakhir, apalagi, swalayan ini menjual dengan harga lebih murah yakni Rp 28 ribu.

“Biasanya Rp 40 ribu lebih. Alhamdullah ini kami dapat lebih murah,” kata Yusria usai mendapat minyak.

Dia berujar, pihak swalayan hanya memberikan perorang sebanyak 2 liter atau satu kemasan berisi 2 liter. Dirinya sudah mengantri setengah jam untuk dapat giliran.

“Begitu tau informasi dari tetangga kami langsung datang dan antrian sudah panjang, alhamdulillah dapat juga,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Bejat! Oknum Kiai di Pati Cabuli 50 Santriwati di Ponpes

Pati, Opsi.id - Kasus pencabulan kembali terungkap. kali ini...

Profil Karutan Balige Valen Sonar Rumbiak, Sah Menyandang Marga Pardede

Toba, Opsi.id - Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen...

Jelang Musda V, Partai Demokrat Sulbar Buka Pendaftaran Ketua DPD

Mamuju, OPSI.ID - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat...

Ribuan KDKMP Mulai Beroperasi, Kapolda Sulbar Pastikan Stabilitas Keamanan

Mamuju, OPSI.ID - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Barat...

Umbu Rudi Kabunang Bawa OVOP dan Pacuan Kuda Tradisional NTT ke Panggung Rakernas SOKSI

Bandung, OPSI.ID - Suasana Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan...

Hujan Berkepanjangan Sebabkan Tanah Longsor di Mamasa dan Polman

Mamasa, OPSI.ID - Banjir dan tanah longsor melanda sejumlah...

Polres Mabar Gagalkan Penyelundupan 525 Liter Solar Subsidi di Boleng

Labuan Bajo, OPSI.ID - Tim Reserse Mobile (Resmob) Satuan...

Ancol Hadirkan Aktivitas Edukatif untuk Anak dan Keluarga, BioKids Color Day

Jakarta - PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk melalui Unit...

SOUNDMATE Rilis Single Debut Manusia FAVORITKU

Jakarta - Grup band SOUNDMATE resmi memperkenalkan single perdana...

Sebelum Dibunuh, Pemilik Tambak di Deli Serdang Sempat Cekcok dengan Adik Ipar

Deli Serdang, Opsi.id— Kasus pembunuhan Sapri alias Uli (41),...

Berita Terbaru

Popular Categories