Ceramah di UGM Dipersoalkan, JK Akhirnya Bicara

Jakarta – Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), akhirnya buka suara terkait tuduhan penistaan agama yang dilaporkan sejumlah pihak atas ceramahnya di Masjid UGM pada 5 Maret 2026 lalu.

JK menilai laporan tersebut muncul akibat potongan video yang disebarkan dengan narasi yang tidak utuh. Ia menegaskan tudingan tersebut merupakan fitnah.

“Orang-orang yang memfitnah saya, pernah enggak ada di situ? Saya ada di situ,” kata JK dalam konferensi pers di kediamannya, Jakarta Selatan, Sabtu, 18 April 2026.

Dalam kesempatan itu, JK juga memperlihatkan rekaman kondisi konflik di Poso dan Ambon yang menjadi bahan ceramahnya.

Ia menyebut situasi konflik di dua daerah tersebut jauh lebih keras dibandingkan yang dipahami publik melalui potongan video yang beredar.

Menurut JK, konflik di Poso dan Ambon pada akhir 1990-an hingga awal 2000-an merupakan konflik sosial yang kemudian berkembang menjadi bernuansa agama.

Ia menegaskan dirinya terlibat langsung dalam upaya penyelesaian konflik tersebut.

Sebelumnya, sejumlah pihak melaporkan JK ke kepolisian, di antaranya Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) dan Aliansi Masyarakat Sipil Sumatra Utara.

Mereka menilai pernyataan JK dalam ceramah tersebut menyinggung ajaran agama dan menimbulkan kegaduhan.

Di sisi lain, Menteri HAM, Natalius Pigai, mendorong agar polemik ini diselesaikan melalui dialog, bukan jalur hukum.

“Saya tidak sepakat dengan laporan polisi terhadap Pak JK. Tidak ada manfaatnya,” ujar Pigai.

Sementara itu, Presidium Anti Provokator Nasional menyatakan akan melaporkan pihak yang pertama kali menyebarkan potongan video ceramah JK yang dinilai memicu polemik.

Mereka menilai video tersebut sengaja dipotong dan disebarkan dengan narasi yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

JK sendiri dikenal sebagai tokoh yang berperan dalam penyelesaian konflik sosial, termasuk mediasi damai dalam konflik Poso dan Ambon melalui Deklarasi Malino I dan II pada awal 2000-an.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Masih Syuting, Sunil Samtani Ungkap Jadwal Tayang Film Pengabdi Setan 2: Communion

Jakarta - Produser Rapi Films, Sunil Samtani, membeberkan jadwal...

Penrad Siagian Dorong Revisi UU ASN, Sebut Kategori PPPK Ciptakan Ketidakadilan

Jakarta – Anggota Komite I DPD RI, Pdt. Penrad...

Komisi V DPR RI dan KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Sinergi Tingkatkan Keselamatan Perlintasan Sebidang

Cirebon – Upaya meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang kembali...

Kemenekraf, Indosat, dan Adobe Kolaborasi Dorong Kreator Indonesia Ubah Ide Menjadi Peluang Ekonomi

Jakarta – Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat membuka...

Ribuan Petani Hingga Mahasiswa Gelar Aksi Damai Dukung Program Kerakyatan Prabowo

‎Jakarta - Sekitar 7.000 massa yang terdiri dari petani,...

Hadiri Rakerpim Semester I 2026, Kapolda Sulbar Pastikan PSN Berjalan Optimal

Mamuju, OPSI.ID - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Barat...

Kompor Listrik 2027: Kebijakan yang Salah Diagnosis

*Opini: Achmad Nur Hidayat, Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik...

Festival Film Indonesia 2026 Resmi Diluncurkan dengan Tema Askala Karya Sinema

Jakarta - Di bawah langit Hutan Kota by Plataran,...

Berita Terbaru

Popular Categories