Manado – Sahat Sinurat, mengajak generasi muda Indonesia berani mengambil peran dalam menentukan masa depan bangsa.
Pesan disampaikan Ketua Umum Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) itu, dalam kuliah tamu bertema “Peran Generasi Muda dalam Mendorong Transformasi Sosial dan Ekonomi Indonesia” di Universitas Sam Ratulangi, Manado, Rabu (29/4/2026).
Menurut Sahat, Indonesia akan memasuki masa bonus demografi pada 2030–2040, di mana jumlah penduduk usia produktif lebih besar dibandingkan usia nonproduktif. Ia menilai momen ini sebagai peluang emas yang tidak boleh disia-siakan.
“Kita bukan penonton sejarah, tapi aktor utama penggerak transformasi bangsa,” tegasnya dikutip Kamis (30/4/2026).
BACA: Pelaporan JK ke Polda Metro Jaya, Sahat: Masih Berlanjut
Dalam kesempatan itu, Sahat memperkenalkan “Formula Empat C” sebagai kunci sukses anak muda.
Pertama, Calling (Panggilan), yakni menemukan visi hidup sejak dini.
Kedua, Competence (Kompetensi), yang tidak hanya diperoleh dari akademik, tetapi juga melalui organisasi untuk mengasah soft skill.
Ketiga, Confidence (Kepercayaan diri), yaitu keyakinan pada kemampuan diri.
Keempat, Character (Karakter), sebagai fondasi utama untuk membangun kepercayaan dan integritas.
Tokoh pemuda dengan nama lengkap Sahat Martin Philip Sinurat itu juga menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi di lingkungan kampus.
Berdasarkan pengalamannya, termasuk saat berkunjung ke Tiongkok, Sahat menilai kemajuan bangsa sangat ditentukan oleh kemampuan generasi mudanya dalam menciptakan inovasi.
BERITA TERKINI

