Majalengka – Puncak kegiatan Panggung Al-Qur’an PAUDQu Nasional 2026 yang diselenggarakan Ikatan Pendidik PAUD Al-Qur’an Indonesia (IPPAQI) berlangsung meriah di Pondok Pesantren Al-Mizan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Kegiatan berskala nasional ini mempertemukan peserta didik PAUD Al-Qur’an dari berbagai provinsi di Indonesia. Sebelumnya, para peserta telah mengikuti proses seleksi berjenjang mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.
Peserta Datang dari Berbagai Provinsi
Peserta yang hadir berasal dari berbagai daerah, antara lain Kalimantan, Sulawesi, Riau, Lampung, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Barat, DKI Jakarta, serta sejumlah provinsi lainnya.
Mereka mengikuti berbagai perlombaan yang bertujuan menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan nilai-nilai Islam sejak usia dini.
Adapun cabang lomba yang dipertandingkan meliputi hafalan hadis putra, mewarnai putra, praktik salat, hafalan surat pendek, dan tari kreasi Islami.
Kiai Maman Apresiasi Peran IPPAQI
Kegiatan tersebut dibuka oleh Anggota DPR RI, Maman Imanulhaq, yang menyampaikan apresiasi atas konsistensi IPPAQI dalam membangun pendidikan Al-Qur’an bagi anak usia dini.
“Saya mengapresiasi IPPAQI yang terus menjaga semangat mendidik anak-anak Indonesia agar dekat dengan Al-Qur’an. Kegiatan seperti ini bukan sekadar lomba, tetapi investasi peradaban untuk melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak, dan memiliki kecintaan kepada agama serta bangsanya,” ujar Kiai Maman.
Menurut Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mizan tersebut, keberhasilan penyelenggaraan Panggung Al-Qur’an Nasional menunjukkan bahwa pendidikan keagamaan nonformal memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda.
Selain itu, ia menilai Indonesia membutuhkan lebih banyak ruang pembinaan yang mampu memperkuat nilai moral dan spiritual anak-anak di tengah tantangan perkembangan zaman.
Kemenag Dorong Penguatan Pendidikan Al-Qur’an
Sementara itu, Kasubdit Pendidikan Madrasah Diniyah Takmiliyah Kementerian Agama, Aziz Syafiuddin, berharap kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan mutu pendidikan Al-Qur’an di Indonesia.
“Anak-anak yang hadir hari ini adalah aset bangsa dan calon pemimpin masa depan. Kami berharap PAUD Al-Qur’an terus berkembang menjadi ruang pembentukan karakter, kecerdasan spiritual, dan kecintaan terhadap nilai-nilai Islam yang moderat,” katanya.
Menurut Aziz, pemerintah melalui Kementerian Agama terus mendorong peningkatan kualitas lembaga pendidikan Al-Qur’an agar mampu menjawab kebutuhan pendidikan keagamaan yang semakin dinamis.
IPPAQI Perkuat Jaringan Pendidikan Qurani
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Ikatan Pendidik PAUD Al-Qur’an Indonesia, Indah Wahyuningsih, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, pemerintah, Pondok Pesantren Al-Mizan, para kiai, para guru PAUD Al-Qur’an, para orang tua, sponsor, serta semua pihak yang telah membantu terselenggaranya Panggung Al-Qur’an PAUDQu Nasional ini dengan baik,” ujarnya.
Indah menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian kompetisi yang telah dilaksanakan secara berjenjang di berbagai daerah.
Karena itu, tingginya partisipasi peserta menjadi bukti besarnya antusiasme masyarakat terhadap pendidikan Al-Qur’an usia dini.
Ia juga menegaskan bahwa IPPAQI akan terus memperkuat jaringan pendidikan PAUD Al-Qur’an di seluruh Indonesia untuk mencetak generasi Qurani yang berkarakter, kreatif, dan cinta tanah air.
Tari Saman Meriahkan Puncak Acara
Selain perlombaan, puncak kegiatan semakin semarak dengan penampilan Tari Saman yang mendapat sambutan hangat dari peserta dan tamu undangan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dewan Pembina IPPAQI, Saifullah Mahsum, para kiai dari berbagai daerah, serta dewan juri yang terdiri dari praktisi pendidikan Islam dan tokoh pendidikan Al-Qur’an nasional.
Selama kegiatan berlangsung, suasana penuh semangat dan keceriaan terlihat di arena perlombaan. Para peserta menampilkan kemampuan terbaik mereka di hadapan dewan juri dan para pendamping.
Selain itu, banyak orang tua dan guru yang hadir untuk memberikan dukungan langsung kepada para peserta yang mewakili daerah masing-masing.
Mencetak Generasi Qurani untuk Masa Depan
Panggung Al-Qur’an PAUDQu Nasional menjadi bukti bahwa pendidikan Al-Qur’an usia dini terus berkembang dan mendapat dukungan luas dari masyarakat.
Melalui kegiatan ini, IPPAQI berharap lahir generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam hafalan dan praktik ibadah, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat.
Dengan demikian, anak-anak Indonesia diharapkan mampu menjadi generasi yang berakhlak, kreatif, dan siap berkontribusi bagi pembangunan bangsa di masa depan.[]


