SIMALUNGUN, Opsi.id – Menyongsong usia dua dekade pada 2027 mendatang, Komunitas Credo Union Modifikasi (CUM) Talenta melakukan transformasi kelembagaan.
Menjadi badan hukum perhimpunan sebagai bagian dari upaya memperkuat perjuangan pemberdayaan masyarakat, khususnya petani di Kabupaten Simalungun.
Keputusan tersebut merupakan amanat Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang digelar pada Maret 2026.
Transformasi dilakukan sebagai respons terhadap berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat pedesaan.
Mulai dari perubahan iklim hingga ketimpangan akses terhadap sumber daya agraria.
Sebagai langkah awal, CUM Talenta menggelar forum ramah tamah yang mempertemukan tokoh agama, tokoh masyarakat, budayawan, akademisi, dan jurnalis di Simalungun, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan berlangsung di Meeting Room Café 2D Point Jl. Lapangan Bola Atas Pamatangsiantar.
Forum tersebut menjadi ruang diskusi untuk menghimpun gagasan dan masukan bagi arah perjuangan organisasi ke depan.
Ketua Panitia Perayaan 20 tahun CUM Talenta, Pdt. Mardison SM Simanjorang, menyebut transformasi kelembagaan menjadi perhimpunan merupakan bentuk kedewasaan organisasi dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks.
Baca juga: BPK Temukan Kebocoran Keuangan, Bupati Simalungun Warning Pejabatnya
“Transformasi kelembagaan menjadi Perhimpunan adalah bentuk kedewasaan organisasi. Kami menyadari bahwa isu petani tidak bisa diselesaikan sendirian. Oleh karena itu, masukan dari para cendekia dan pemangku kepentingan menjadi sangat krusial terutama dalam merumuskan strategi adaptasi terhadap perubahan iklim yang mulai mengancam produktivitas pertanian di Simalungun,” ujarnya.
Selain perubahan status kelembagaan, CUM Talenta juga sedang memprakarsai pembentukan Serikat Tani Simalungun (SETASI).
Yang akan dibangun secara berjenjang mulai dari tingkat desa atau nagori, kecamatan, hingga kabupaten. Organisasi petani tersebut ditargetkan dideklarasikan pada tahun 2027.


