Berawal dari Program Sumur Bor
Djuhandhani menjelaskan rekonstruksi Masjid Nurul Jihad merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam momentum Hari Ulang Tahun Bhayangkara.
Menurutnya, pembangunan masjid tersebut berawal ketika jajaran Bhayangkara melakukan survei lokasi untuk program pembangunan sumur bor bagi masyarakat.
Polda Sulsel saat ini kata dia, mencanangkan pembangunan sumur bor di 17 titik yang tersebar di wilayah jajaran Polda Sulsel.
“Dalam mencari ataupun meninjau survei, Bhayangkara melihat keberadaan masjid ini. Sehingga dilaporkan kepada kami dan kami sepakat dengan Kapolrestabes untuk membangun masjid ini,” jelasnya.
Ia menyebut proses tersebut menjadi momentum yang mempertemukan program pelayanan masyarakat dengan kebutuhan warga di Kampung Romang Tangnaya.
Djuhandhani pun mengajak seluruh pihak untuk mensyukuri proses rekonstruksi hingga peresmian Masjid Nurul Jihad tersebut.
“Kita cukup bersyukur dan berterima kasih kepada Bhayangkara,” ujarnya.


