Setelah dilakukan pengecekan, denyut jantungnya ternyata masih berdetak.
Karena menunjukkan tanda-tanda kehidupan, proses pemakaman langsung dibatalkan.
Suhardi kemudian dirawat di rumah dalam kondisi lemah.
Kapolsek Kebonagung, Iptu Sa’id Nu’man Murod, membenarkan kejadian tersebut.
Menurutnya, sebelum diketahui masih hidup, kabar meninggalnya Suhardi telah lebih dulu diumumkan kepada warga desa.
Baca juga: Demi Menikah Lagi, Pria di Luwu Utara Sulsel, Tega Palsukan Surat Kematian Istrinya
“Insiden mati suri yang dialami oleh pria yang diketahui mengidap sakit menahun tersebut awalnya terjadi pada Selasa sore,” ujar Sa’id dilansir dari Liputan6.
Setelah sempat hidup kembali selama beberapa jam, Suhardi akhirnya benar-benar mengembuskan napas terakhir pada Rabu (3/6/2026) dini hari.
“Tadi subuh meninggal lagi, ini sudah dimakamkan,” kata Sa’id.
Peristiwa ini pun menjadi perhatian warga sekitar karena jarang terjadi dan sempat membuat keluarga serta masyarakat setempat terkejut. []


