Jakarta, Opsi.id – Komisi V DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT) mendorong penguatan perlindungan pekerja migran Indonesia (PMI).
Melalui program Desa Migran EMAS guna menekan praktik perdagangan orang dan migrasi nonprosedural yang selama ini banyak menimpa warga NTT.
Dorongan itu disampaikan dalam audiensi Komisi V DPRD NTT bersama Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia/BP2MI di Jakarta, Selasa (12/5/2026).
Rombongan DPRD NTT dipimpin Wakil Ketua DPRD NTT, Kristien Samiyati Pati dan diterima Direktur Jenderal Pemberdayaan Kementerian P2MI/BP2MI, Moh. Fachri.
DPRD NTT menyampaikan berbagai persoalan pekerja migran asal NTT, mulai dari trafficking, perekrutan ilegal, eksploitasi tenaga kerja, hingga tingginya kasus pemulangan jenazah PMI.
Komisi V DPRD NTT menilai migrasi pekerja asal NTT saat ini tidak lagi sekadar pilihan ekonomi.
BACA JUGA: Terjerat Kasus Perdagangan Narkoba di Hongkong, PMI Cantik Asal Indramayu Divonis 20 Tahun Penjara
Melainkan telah menjadi cara bertahan hidup akibat kemiskinan, kekeringan, dan minimnya lapangan kerja di desa-desa.
BERITA TERKINI
Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan
Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut
GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas
Bejat! Oknum Kiai di Pati Cabuli 50 Santriwati di Ponpes
Profil Karutan Balige Valen Sonar Rumbiak, Sah Menyandang Marga Pardede
Berita
Giant Sea Wall Tak Hanya Lindungi Pesisir, Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Bukan IKN, Pramono Anung: Jakarta Masih Sah Ibu Kota Negara Indonesia
Fraksi PSI DPRD DKI Ajak Warga Jakarta Tingkatkan Kesadaran Membuang Sampah pada Tempatnya
Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina dan Pamer Jersey Anti-Madrid
Jokowi Disebut Siap Keliling Indonesia, Papua Masuk Agenda Kunjungan
Dandhy Laksono dengan Pesta Babi yang Memantik Kontroversi
Pemprov Dukung Pansus Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI yang Segel Area Parkir Ilegal di Blok M Square
Ranperda Baru Jatim Tuai Kritik, LaNyalla Soroti Hilangnya Peran KONI
Berita Terbaru
Berlangganan
© 2026 Opsi Media Sejahtera


