Gaduh Jual-Beli Jabatan Direksi BUMN, Said Didu Tantang Erick Thohir Lapor KPK

Jakarta – Mantan Sekretaris Badan Usaha Milik Negara, Said Didu menantang Menteri BUMN Erick Thohir untuk mengungkap data perkara suap jual-beli jabatan direksi di perusahaan pelat merah ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Seperti diketahui, sebelumnya Erick Thohir memberitahukan cara paling mudah mendapatkan uang di BUMN, ialah dengan melakukan jual-beli jabatan posisi direktur utama (Dirut) bisa bernilai Rp 25 Miliar.

“Pak Menteri @erickthohir, terima kasih sudah membuka bahwa untuk jadi Dirut BUMN di masa lalu harus bayar Rp 25 M. Artinya, Bapak sudah punya data lengkap. Ini serius karena ada 9 Menteri BUMN dan ratusan mantan Direksi sebelum Bapak bisa kena fitnah. Agar tidak fitnah mohon data bapak segera dilaporkan ke @KPK_RI,” kicau @msaid_didu dikutip Opsi, Minggu, 28 November 2021.

Said Didu lantas menyebut, mantan Menteri BUMN yang imbasnya bisa terkena stigma negatif dari pernyataan Erick Thohir terkait jual-beli jabatan Rp 25 miliar di BUMN di antaranya Tanri Abeng, Laksamana Sukardi, Rozy Munir (alm), Andung Nitimiharja (alm), Soegiharto (alm), Sofyan Djalil, Dahlan Iskan, dan Rini Soemarno.

“Karena pernyataan Bapak bahwa dulu untuk jadi Dirut harus bayar Rp 25 M, ini menyangkut nama-nama orang besar minimal 13 mantan Menteri dan 1 orang Menteri yang dulu terkait dengan pernyataan Bapak tersebut,” ujar Said Didu.

Erick Thohir Diminta Buka Data

“Saran saya segera data Bapak dibuka demi nama baik mereka. Jika tidak melaporkan maka Bapak bisa dituduh menyebar hoax,” tambahnya.

Said Didu kian ngotot menantang Erick Thohir untuk buka data ke KPK. Karena sebagai pejabat pemerintahan, Menteri BUMN periode 2019-2024 ini diduga mengantongi data suap jual-beli jabatan.

“Pejabat yang punya data tentang penyimpangan wajib melaporkan ke penegak hukum. Jika beliau tidak melaporkan bisa dianggap isu tersebut adalah hoax. Dan jika pak Erick sudah melaporkan, baru terlapor bisa bergerak,” kata Said Didu.

Sebelumnya, Erick Thohir memberitahukan cara paling mudah mendapatkan uang dari jabatannya sebagai Menteri BUMN adalah dengan melakukan jual-beli jabatan direksi perusahaan pelat merah.

“Kalau saya mau cari uang di BUMN, banyak. Paling gampang apa? Cari uang, mindah-mindahin jabatan, itu setorannya banyak loh,” katanya dalam dialog dengan Akbar Faizal, dikutip Jumat, 26 November 2021.

“Loh dulu, pernah dihargai satu direksi Rp 25 miliar. Direksi yang gede, ya direktur utama lah, kalau mau,” ucap Erick Thohir. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Pendidikan 2 Tahun Prabowo-Gibran Versi Akademisi ITB Nobel

MAKASSAR, OPSI.ID — Dua tahun berjalannya pemerintahan Presiden Prabowo...

Maia Estianty Sebut Sistem Royalti di Masa Lalu Lebih Menyejahterakan Musisi

Jakarta - Dinamika industri musik Indonesia senantiasa menghadirkan perdebatan...

JUNE Active Studio Bersama JUNI Goods Luncurkan Recreational Athletes Club

Jakarta - Perkembangan kultur olahraga rekreasional di Indonesia kembali...

DLK dan Inhype Pictures Rilis Film Drama Remaja, Yang Disebut Nakal

Jakarta - Industri perfilman tanah air bersiap kedatangan sebuah...

Sembilan Hakim MK Kembali Diadukan ke MKMK soal Putusan Sengketa Ijazah Gibran

JAKARTA, Opsi.ID – Sembilan hakim konstitusi kembali diadukan ke...

Prabowo Akui Ikuti Garis Politik Jokowi, Tegaskan Indonesia Tak Mau Ikut Blok Militer

JAKARTA, Opsi.ID – Presiden Prabowo Subianto mengakui mengikuti garis politik...

LindungiHutan dan Tamara Dai Wujudkan Pelestarian Pesisir Lewat Penanaman Mangrove di PIK

Jakarta - Upaya strategis dalam rangka memperkuat mitigasi abrasi...

Tingkatkan Mutu Pendidikan, 300 Guru di Sidrap Ikuti Pelatihan STEM

Sidrap, OPSI.ID - Yayasan Pendidikan Adiluhung (YPAN) menggelar pelatihan...

Berita Terbaru

Popular Categories