Kolaborasi Spesial dan Kedekatan Emosional dengan Penonton
Salah satu kampanye menarik yang mereka (Grup Musik Perunggu) gaungkan adalah imbauan untuk tidak mengunggah video konser ke media sosial dalam waktu dekat. Perunggu meyakini kenangan terbaik akan hidup lebih lama dalam ingatan tanpa harus segera hadir di dunia digital.
“Kami ingin penonton benar-benar menikmati momen. Bahkan kami pernah kasih himbauan untuk tidak upload video sampai setahun kemudian. Tujuannya supaya pengalaman itu jadi personal dulu, baru nanti jadi memori,” kata Maul.
Yogyakarta dipilih sebagai kota pembuka karena memiliki kedekatan emosional dengan para personel. Maul menyebut Jogja sebagai rumah kedua.
“Jogja itu punya personal attachment buat saya. Dulu sering bolak-balik ke sana, dan selalu kepikiran kalau suatu saat ingin hidup di kota seperti itu. Secara pendengar juga, Jogja termasuk yang paling besar untuk Perunggu,” ucapnya.
Tur kali ini juga menghadirkan kolaborasi spesial dengan gitaris Sheila On 7, Eross Candra, serta musisi Kunto Aji.
“Kami nggak memilih kolaborator secara random. Mas Eross dan Kunto Aji itu punya cara masing-masing dalam membangun rasa di lagu,” kata Maul.
“Dan kami merasa itu nyambung dengan apa yang kami coba lakukan di konser ini. Harapannya, kolaborasi ini bukan sekadar tampil bareng, tapi benar-benar jadi momen yang berbeda,” tuturnya.
Setelah Yogyakarta, tur Pertunjukan Dalam Dinamika akan berlanjut ke Surabaya pada 16 Mei di Grand City Hall dan Bandung pada 23 Mei di Eldorado Dome. Tiket konser tersedia melalui situs resmi mereka di https://dalamdinamika.com/. []


