Jenderal Andika: Dana Dukungan PPKM Langsung Ditransfer ke Rekening Personel TNI

Tanggal:

Jakarta – Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menegaskan dana dukungan wajib bagi personel yang bertugas dalam mengawal Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan percepatan vaksinasi harus ditransfer ke rekening masing-masing personel.

Panglima TNI menegaskan hal tersebut usai menggelar teleconference dengan jajaran Pangkotama dari tiga matra yakni TNI AD, TNI AL dan TNI AU di Kodam XVII/Cenderawasih, Papua.

“Untuk dukungan kepada personel yang menjadi hak perorangan harus langsung ditransfer ke rekening masing-masing sesuai indeks yang telah ditentukan,” kata Panglima mengutip kanal YouTube Jenderal TNI Andika Perkasa di Jakarta, Minggu, 9 Januari 2022.

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu mengatakan, dukungan bagi para personel dikurangi sesuai dengan jumlah anggaran yang diberikan kepada semua satuan TNI yang menggelar personelnya.

Dia menuturkan, sejak 18 November 2021 hingga akhir Desember 2022, dirinya akan menggunakan anggaran operasi PPKM yang sudah diwariskan sebelumnya yakni bagi 31 ribu personel per hari yang tersebar di seluruh Indonesia.

Oleh karena itu, Jenderal Andika menyarankan agar setiap Kodam dan semua satuan TNI yang menggelar personel harus mengurangi jumlahnya.

Tujuannya, jika dipukul rata terhitung 18 November 2021 hingga akhir Desember 2022 total per harinya hanya untuk 31 ribu prajurit.

Selain itu, kata dia, khusus untuk dana taktis dan kodal operasi PPKM akan ditransfer ke masing-masing Pangkotama. Sedangkan untuk vaksinasi, tidak akan dilakukan pengurangan.

“Ini bisa kita dukung jadi tidak perlu pengurangan,” ujarnya.

Jenderal Andika Perkasa menegaskan pencairan dana tersebut harus sesuai dengan nama dan rekening masing-masing prajurit TNI yang bertugas.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bagikan berita:

spot_imgspot_img

Populer

Baca Berita Lain
Terkait

Dilaporkan ke Polisi, Pihak JK Ngotot Ngaku Tak Bersalah

Jakarta - Pihak Jusuf Kalla bersikeras bahwa mereka tidak...

PGLII Nilai Pernyataan Jusuf Kalla Keliru, Minta Klarifikasi

Jakarta – Pengurus Pusat Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili...

Survei Poltracking: Kepuasan Pemerintahan Prabowo–Gibran Tembus 74 Persen

Jakarta – Lembaga survei Poltracking Indonesia merilis hasil survei...

Partai NasDem Desak Tempo Minta Maaf dalam 1×24 Jam

Jakarta - Ratusan kader dan simpatisan Partai NasDem dari...