Kasus Omicron Terus Meningkat, Pemerintah Tak Bisa Larang WNI ke Luar Negeri

Jakarta – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Laoly menyebut pemerintah tidak bisa melarang warga negara Indonesia (WNI) pergi ke luar negeri. Padahal, belakangan ini konfirmasi kasus Omicron di Indonesia terus mengalami peningkatan.

Meski WNI berpotensi tertular virus Covid-19 varian Omicron di negara lain, namun pelarangan tidak bisa dilakukan sepenuhnya.

“Untuk orang Indonesia, memang tidak bisa kita larang ke luar (negeri). Kita tidak bisa larang secara absolut karena itu dijamin undang-undang,” kata Yasonna seperti dikutip di Jakarta, Senin, 10 Januari 2022.

Kendati demikian, lanjutnya, pemerintah bisa menerapkan aturan ketika WNI kembali ke Tanah Air.

Dia menegaskan, WNI yang baru datang dari negara lain wajib mematuhi aturan tentang karantina.

“Kita tidak bisa larang, tetapi mereka harus memenuhi protokol Covid-19. Harus karantina sesuai ketentuan, PCR, dan lain-lain,” ujarnya.

Maka dari itu, Yasonna meminta masyarakat belajar dari pengalaman Indonesia menghadapi gelombang Covid-19 pada 2021 lalu, di mana persoalan itu sangat berdampak besar pada sektor kesehatan serta ekonomi.

Menurutnya, seluruh elemen masyarakat harus bekerja sama dalam menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Maka kita harus saling kerja sama. Masyarakat semua untuk bahu membahu bersama pemerintah untuk taat protokol kesehatan, jaga jangan sampai ada kerumunan massal,” tuturnya.

Yasonna mengaku, pemerintah sudah melakukan berbagai langkah antisipatif untuk menekan penyebaran kasus Omicron.

Hal itu dapat dilihat dari beberapa kebijakan seperti pembatasan masuk WNA, kerja sama antarlembaga, hingga vaksinasi booster.

Dia berpandangan, situasi pandemi Covid-19 bersifat dinamis sehingga mendorong pemerintah untuk terus siaga.

Kebijakan pemerintah dalam rangka pencegahan dan penanganan akan terus beradaptasi dengan perkembangan Covid-19.

“Kami sudah keluarkan keputusan menteri tentang pembatasan orang-orang asing. Kita terus kerja sama dengan Satgas, Kemenkes, kementerian terkait, untuk memantau perkembangan Omicron,” ucap Yasonna.

Diberitakan sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat penambahan kasus konfirmasi Omicron di Indonesia, dari 318 kasus menjadi 414 orang per Sabtu, 8 Januari 2022.

Secara keseluruhan selama Desember 2021 kasus konfirmasi Omicron sebanyak 136 orang, sementara pada tahun 2022 hingga Sabtu, 8 Januari sebanyak 278 orang.

Dari 414 kasus, sebanyak 31 orang dengan kasus transmisi lokal. Sisanya merupakan pelaku perjalanan luar negeri.

Oleh sebab itu, pemerintah melalui Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmidzi meminta masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan luar negeri.

“Sebagian besar kasus Omicron berasal dari pelaku perjalanan luar negeri. Karena itu masyarakat diharapkan menunda dahulu jika ingin pergi ke luar negeri,” kata Nadia meneruskan keterangannya, Minggu, 9 Januari 2022.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Bejat! Oknum Kiai di Pati Cabuli 50 Santriwati di Ponpes

Pati, Opsi.id - Kasus pencabulan kembali terungkap. kali ini...

Profil Karutan Balige Valen Sonar Rumbiak, Sah Menyandang Marga Pardede

Toba, Opsi.id - Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen...

Andien Rilis Single Jatuh Pelan, Kolaborasi dengan Agus Kristianto

Jakarta - Penyanyi Andien resmi merilis single terbaru berjudul...

Wen & the Wknders Hadirkan Jangan Kau Lepas Lagi dengan Formasi Baru

Jakarta - Grup band indie Wen & the Wknders...

Pak Jokowi! Eks Presiden Ikut Yoga Bareng Warga di Depan Rumahnya

Solo, Opsi.id — Pagi yang cerah di Gang Kutai...

MBG Jadi Penggerak Ekonomi Desa, Sayur Petani Mamasa Laris Diserap Dapur Gizi

Mamasa, OPSI.ID - Kehadiran Program Makanan Bergizi Gratis (MBG)...

Tri Sukses Gelar H3RO Esports 6.0, Siap Lanjut ke 7.0

Jakarta - Dunia Esports di Indonesia kembali ramai dengan...

Start dari Baris Ketujuh, Veda Ega Pratama Siapkan Serangan Balik di Moto3 Catalunya

Barcelona, Opsi.id  – Posisi start bukan segalanya di Moto3...

Prabowo Ungkap Rahasia Perang: “Kalau Tidak Ada Beras, Tentara pun Susah Beroperasi”

Tuban, Opsi.id  – Momen ketika Presiden Prabowo berbicara bukan...

Berita Terbaru

Popular Categories