Kejagung Sebut Bukti Dugaan Pemerasan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Telah Lengkap

Jakarta — Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan penyidik telah menemukan bukti yang cukup terkait dugaan tindak pidana pemerasan yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, mengatakan dugaan pemerasan tersebut merupakan Tindak Pidana Asal (TPA) dalam perkara yang saat ini ditangani Tim 9 Kejagung.

“Menurut tim penyidik sudah cukup bukti adanya dugaan tindak pidana pemerasan dalam penanganan perkara ini,” kata Anang dalam konferensi pers, Kamis, 10 September 2026.

Ia menjelaskan, penyidik juga telah melakukan penyitaan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut, termasuk berupa uang.

“Ada sebagian daripada barang bukti yang sudah dilakukan penyitaan berupa uang oleh Tim 9,” ujarnya.

Perkara Segera Masuk Tahap Persidangan

Kejagung memastikan proses penyidikan kasus tersebut terus berjalan dan dalam waktu dekat akan dilimpahkan ke pengadilan.

Anang menyebut seluruh rangkaian peristiwa dan konstruksi perkara akan dijelaskan secara terbuka dalam proses persidangan.

“Indikasi pemerasan ada. Bagaimana nantinya, sebentar lagi perkara ini akan tuntas dan akan segera dilimpahkan ke pengadilan,” tuturnya.

Menurutnya, materi lebih rinci terkait dugaan pemerasan tersebut belum dapat disampaikan karena sudah masuk dalam pokok perkara.

“Karena ini sudah menyangkut materi pokok perkara, nanti rekan-rekan lihat di pengadilan seperti apa,” katanya.

Febrie Tersangka Kasus TPPU

Sebelumnya, Kejagung menetapkan Febrie Adriansyah sebagai tersangka dalam perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Kasus tersebut berkaitan dengan temuan emas seberat 74 kilogram dan uang tunai senilai Rp543 miliar yang ditemukan di rumah kawasan Sentul.

Selain Febrie, Kejagung juga menetapkan dua pihak lainnya sebagai tersangka, yakni pihak swasta Nurman Herin (NH) dan pengacara Don Ritto (DR).

Keduanya diduga turut serta dalam perkara TPPU bersama Febrie Adriansyah.

Ketua Tim 9 sekaligus Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Pengawasan, Rudi Margono, sebelumnya menyebut dugaan TPPU tersebut berkaitan dengan tindakan Febrie saat masih menjabat sebagai jaksa maupun pejabat struktural di lingkungan Kejaksaan.

Dua Gugatan Praperadilan Ditolak

Di tengah proses hukum tersebut, Febrie Adriansyah telah mengajukan dua gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Namun, kedua permohonan tersebut ditolak oleh hakim tunggal praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Dengan pernyataan penyidik mengenai kecukupan alat bukti, Kejagung memastikan perkara tersebut akan segera memasuki tahap berikutnya, yakni pelimpahan ke pengadilan.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Jeirry Sumampow: Integritas Pemilu Dimulai dari Rekrutmen Penyelenggaranya

JAKARTA, Opsi.id  – Persoalan independensi dan integritas penyelenggara pemilu...

LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai Sepanjang 12,2 Km Ditempuh Sekitar 28 Menit

‎Jakarta – PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro mulai...

Bareskrim Bongkar Bisnis Live Streaming Pornografi, Enam Orang Diciduk

JAKARTA, Opsi.id  – Ruang digital kembali menjadi sasaran penyalahgunaan....

Gubernur Pramono Targetkan Jakarta Bebas Kabel Semrawut Dalam Lima Tahun ke Depan

‎Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau pembangunan...

Synchronize Fest 2026 Umumkan Line Up Final Penuh Kejutan

Jakarta - Synchronize Fest kembali hadir pada 16, 17,...

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Ditembak, Satu Perempuan Tewas di Rumah Sakit

JAYAWIJAYA, Opsi.id  – Aksi penembakan brutal kembali terjadi di...

Masinton Pasaribu Balik Serang Wacana Pemakzulan, Sebut Ada Skenario Politik Pasca Pilkada

Tapanuli Tengah — Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara,...

Berita Terbaru

Popular Categories