Komisi IX Wanti-wanti Peleburan Eijkman Tak Hambat Penelitian Vaksin Merah Putih

Jakarta – Peleburan Lembaga Biologi Molekuler Eijkman ke dalam Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menuai sorotan dari publik.

Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher mewanti-wanti agar peleburan ini tidak menjadi menghambat proses penelitian vaksin merah putih yang selama ini dimotori oleh LBM Eijkman.

“Semua pihak harus mendorong dan mengingatkan pemerintah agar peleburan ini tidak justru menghambat keberlanjutan penelitian vaksin Covid-19 merah putih. Kemandirian vaksin dalam negeri sangat penting bagi Indonesia jika sewaktu-waktu kembali diserang oleh wabah virus,” kata Netty dalam keterangannya, Senin, 3 Januari 2022.

“Sudah saatnya kita menjadi produsen vaksin dunia dan bukan hanya sekadar menjadi konsumen,” ujarnya menambahkan.

Selain itu, dia juga menyoroti diberhentikannya ratusan saintis dan staf LBM Eijkman pasca terjadinya peleburan tersebut.

“Seharusnya pemerintah tidak langsung melakukan PHK terhadap para ilmuan karena selama ini mereka telah berperan membantu proses penelitian vaksin dalam negeri. Pemerintah harus memberikan opsi agar mereka tetap dapat bekerja meneliti demi kemajuan riset dan inovasi,” tuturnya.

Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI ini mengaku khawatir apabila birokratisasi lembaga riset justru mengancam kemajuan riset dan inovasi di Tanah Air.

“Seperti yang disampaikan oleh para ilmuan bahwa riset dan inovasi itu harus berangkat dari independensi yang tinggi. Jika tidak ada keleluasaan dalam riset dan inovasi, apalagi cenderung birokratis maka ilmu pengetahuan kita sulit berkembang. Visi pemerintah terkait riset dan inovasi harus jelas, jangan justru lebih banyak kepentingan di dalamnya,” katanya.

Dia berpandangan, pemerintah punya kewajiban untuk mengembangkan industri obat dan alat kesehatan sebagaimana ketentuan dalam Inpres Nomor 6 Tahun 2016.

“Serangan Pandemi Covid-19 seharusnya dijadikan titik balik hadirnya political will dari pemerintah terhadap riset dan pengembangan industri kesehatan. Kita harus mampu menjadi bangsa yang mandiri dalam memproduksi obat, alat pelindung diri, vaksin, alat testing, alat kesehatan dan sebagainya. Mau sampai kapan kita menggunakan produk impor terus?” ucap Netty.

Sebelumnya, pemerintah melebur LBM Eijkman di bawah BRIN dengan nama baru Pusat Riset Biologi Molekuler (PRBM) Eijkman.

Peleburan Eijkman ini menyusul di mana sebelumnya sejumlah lembaga penelitian independen dilebur ke dalam BRIN: LIPI, LAPAN, BATAN, dan BPPT. 120 orang saintis dan staf Eijkman diberhentikan. BRIN hanya menerima sekitar 40 orang staf Eijkman yang berstatus PNS.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Yura Yunita Angkat Tema Keberanian di Single Pertiwi

Jakarta – Penyanyi kenamaan Indonesia, Yura Yunita, kembali menghadirkan...

Maros, OPSI.ID - Terik matahari tak menyurutkan semangat personel...

Gubernur Sulsel Soroti Nozzle Tak Beroperasi saat Sidak SPBU di Makassar

Makassar, OPSI.ID - Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman...

Bedah Antrean BBM Makassar, Pakar ITB Nobel Ungkap Solusinya

Makassar, OPSI.ID - Fenomena antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan...

ITPLN Bakal Kembangkan Kampus Terpadu, Rektor: Asah Terus Kreativitas

‎Jakarta - Rektor Institut Teknologi PLN (ITPLN) Prof. Dr....

Bukan Sekadar Jalan-jalan! Pengusaha Muda GAMKI Bawa Produk UMKM Indonesia ke China

JAKARTA, Opsi.id – Delegasi Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia...

Koperasi Astra Salurkan Rp9,035 Miliar Beasiswa kepada 4.586 Anak Anggota pada Tahun 2026

‎Jakarta - Koperasi Astra kembali menyalurkan beasiswa bagi anak...

Berita Terbaru

Popular Categories