Pelaksana Manakarra Fair Beberkan Strategi Jaga Eksistensi Event di Tengah Keterbatasan Anggaran

Mamuju, OPSI.ID – Konsistensi menjadi kunci utama penyelenggaraan Manakarra Fair sehingga mampu terus berlangsung dari tahun ke tahun, meski dihadapkan pada tantangan efisiensi anggaran dan perlambatan perputaran ekonomi masyarakat.

Hal itu disampaikan Pelaksana Manakarra Fair, Veronica Wijaya, dalam konferensi pers yang dihadiri Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Bau Akram Dai, serta Kabid Pemasaran dan Promosi Wisata Dispoparekraf Sulbar, Abdi Yansya Hijrah, di Mamuju, Kamis, 9 Juli 2026.

Menurut Veronica Wijaya, menjaga agar Manakarra Fair tetap terselenggara setiap bulan Juli merupakan target utama panitia, terlepas dari besar atau kecilnya skala kegiatan.

“Yang pertama adalah konsistensi. Mau kecil atau besar itu soal skala, tetapi mempertahankan agar event ini tetap terlaksana setiap Juli di tengah kondisi efisiensi dan berkurangnya perputaran uang di masyarakat bukan hal yang mudah,” ujar Veronica Wijaya.

Untuk menyiasati keterbatasan anggaran, panitia melakukan berbagai langkah rasionalisasi, mulai dari efisiensi produksi hingga negosiasi langsung dengan para pengisi acara.

“Kami banyak melakukan rasionalisasi, baik dari sisi produksi maupun talent. Kami berbicara langsung dengan mereka. Kalau memang tidak berkenan dengan kondisi yang ada, kami juga tidak memaksakan karena semua harus menyesuaikan kemampuan penyelenggara,” katanya.

Veronica Wijaya mengakui, dukungan promosi dari berbagai pemangku kepentingan pada tahun ini jauh menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Meski masih ada beberapa pihak yang memberikan dukungan, nilainya dinilai belum mampu menutupi kebutuhan penyelenggaraan acara.

Selain menjaga keberlangsungan event, panitia juga menerapkan proses kurasi yang lebih ketat terhadap peserta UMKM maupun penampil yang akan mengisi Manakarra Fair.

Menurutnya, kualitas acara harus terus meningkat setiap tahun sehingga hanya peserta yang menunjukkan perkembangan yang akan diprioritaskan.

“Walaupun ada talent yang bagus, kalau menurut kami tidak ada peningkatan kualitas dari tahun ke tahun, kami memilih memberikan kesempatan kepada yang lain. Begitu juga dengan UMKM, kalau tidak ada perubahan, kami lebih memilih memberi ruang kepada pelaku usaha baru yang lebih siap berkembang,” jelas Veronica Wijaya.

Terkait target penyelenggaraan tahun ini, Veronica Wijaya mengaku panitia belum menetapkan target nilai transaksi karena kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan.

Namun demikian, pihaknya optimistis jumlah pengunjung akan meningkat dibanding tahun sebelumnya.

“Tahun lalu jumlah pengunjung sekitar 23 ribu hingga 28 ribu orang. Tahun ini kami berharap bisa melampaui angka itu karena mobilitas masyarakat ke pusat perbelanjaan semakin tinggi. Keunggulan pelaksanaan di mal adalah seluruh pengunjung dapat terdata melalui alat penghitung di pintu masuk, sehingga jumlah pengunjung bisa diketahui secara akurat setelah kegiatan berakhir,” tuturnya. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Manggarai, OPSI.ID - Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa...

KPK Beberkan Dasar Dakwaan Yaqut: Kerugian Negara Capai Rp622 Miliar

Jakarta, OPSI.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan memiliki...

‎Pemprov DKI Salurkan Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT, PAM Jaya Kirim 200 Unit Toren Air

‎Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyalurkan bantuan...

Sembilan Warga Mimika Diduga Disandera KKB

Mimika, OPSI.ID - Komandan Kodim 1710/Mimika Letkol Inf Jozanda...

Stok Makanan Menipis, Pengungsi Gempa Manggarai Timur Butuh Bantuan

Manggarai, OPSI.ID - Warga terdampak gempa bumi yang mengungsi...

27 Kg Sabu Gagal Diedarkan, Polisi Bongkar Modus Sembunyikan Narkoba di Dinding Mobil

Labuhan Batu, OPSI.ID - Polisi menggagalkan upaya pengiriman narkotika...

Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian Warga yang Jatuh di Perairan Selayar

Selayar, OPSI.ID - Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi...

Gempa NTT Ganggu Pendidikan, 177 Ribu Murid Terdampak dan Ratusan Sekolah Rusak Berat

Jakarta — Gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur...

Berita Terbaru

Popular Categories