Pemerintah Gelontorkan Rp100 Miliar untuk Sapi Kurban Presiden Prabowo

JAKARTA – Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro menyebut anggaran pengadaan sapi kurban Presiden Prabowo Subianto mencapai sekitar Rp100 miliar.

Menurut Juri, anggaran tersebut berasal dari pos Bantuan Kemasyarakatan Presiden yang bersumber dari APBN.

“Jadi sumber anggarannya dari APBN melalui anggaran Bantuan Presiden, Bantuan Kemasyarakatan Presiden,” kata Juri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026.

Harga Sapi Berbeda di Setiap Daerah

Juri menjelaskan harga sapi kurban berbeda-beda di setiap daerah. Sebab, bobot sapi dan lokasi pembelian memengaruhi harga hewan kurban tersebut.

Karena itu, pemerintah menyesuaikan anggaran berdasarkan kondisi di masing-masing wilayah.

“Kurang lebih anggaran yang dikeluarkan sebanyak Rp100-an miliar,” ujarnya.

Prabowo Bagikan 1.098 Sapi Kurban

Pemerintah mencatat total ada 1.098 sapi kurban yang dibagikan Presiden Prabowo pada Idul Adha 2026.

Rinciannya, sebanyak 598 sapi disalurkan ke berbagai daerah. Sementara itu, 500 sapi lainnya diberikan kepada lembaga pendidikan dan tokoh masyarakat.

Pemerintah memperoleh sapi tersebut melalui koordinasi antara Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Pertanian, serta dinas daerah yang menangani peternakan dan kesehatan hewan.

Pemerintah Gandeng Peternak Lokal

Selain itu, pemerintah bekerja sama dengan Asosiasi Peternak dan Penggemuk Sapi Indonesia atau APPSI untuk memastikan seluruh sapi memenuhi syarat hewan kurban.

Juri mengatakan seluruh sapi kurban Presiden berasal dari peternak lokal di berbagai daerah.

Karena itu, pemerintah berharap program tersebut dapat menjadi momentum bagi peternak untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas ternak.

“Sumber-sumber sapi tadi semuanya berasal dari peternak lokal,” ujarnya.

Dorong Industri Peternakan Nasional

Pemerintah juga berharap pengadaan sapi kurban Presiden dapat mendorong perkembangan industri peternakan nasional.

Di sisi lain, langkah itu diharapkan membantu pemenuhan kebutuhan pangan, khususnya daging sapi dalam negeri.

“Pak Presiden juga berharap supaya ini menjadi momentum untuk pengembangan industri peternakan di Indonesia secara mandiri,” kata Juri.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Petrokimia Gresik Libatkan 26 Karyawan dalam Pemberdayaan Warga Gowa

Gowa, OPSI.ID - Sebanyak 26 karyawan PT Petrokimia Gresik...

Wali Sampaikan Doa untuk Korban Karhutla dan Rakyat Palestina di Synchronize Fest 2026

Jakarta - Perhelatan festival musik tahunan Synchronize Fest 2026...

Indro Warkop Kenang Dono dan Kasino di Synchronize Fest 2026

Jakarta - Panggung seni dan hiburan tanah air kembali...

Bupati Tolikara dan Senator Arianto Kogoya Tinjau Kesiapan Rapat BPL GIDI di Kanggime

TOLIKARA, Opsi.id  – Bupati Tolikara Willem Wandik, S.Sos., bersama...

‎Suroso Isnandar Jadi Dirut PLN, Guru Besar ITPLN: Transisi Energi Jadi Ujian Besar

‎Jakarta — Guru Besar Institut Teknologi PLN (ITPLN), Prof....

Kamaruddin Simanjuntak, Mantan Pengacara Brigadir J, Meninggal Dunia

JAKARTA, Opsi.id – Kabar duka datang dari dunia hukum...

Berita Terbaru

Popular Categories