Penyegelan Gereja di Tangerang, PMKRI Siantar Desak Negara Tegakkan Keadilan

Pematangsiantar – Terjadi penyegelan rumah ibadah jemaat POUK Tesalonika di Tangerang pada Jumat, 3 April 2026 saat perayaan Paskah. Peristiwa ini menuai kecaman dari PMKRI Cabang Pematangsiantar, Sumatra Utara.

Penyegelan rumah ibadah tersebut dinilai mencederai kebebasan beragama dan rasa keadilan.

Ketua Presidium, Fransisco Mezgion Hutauruk, menegaskan bahwa peristiwa ini bukan sekadar persoalan administratif.

Tetapi menyangkut komitmen negara dalam menjamin kebebasan beragama.

“Ini bukan hanya soal izin. Tetapi soal keadilan dan tanggung jawab negara dalam melindungi hak warga negara untuk beribadah,” katanya dalam keterangan tertulis, Senin, 6 April 2026.

Senada dengan itu, Presidium Gerakan Kemasyarakatan, Paulinus Mersiwince Gulo, menilai negara harus hadir secara adil dan tidak tunduk pada tekanan pihak manapun.

“Negara tidak boleh kalah oleh tekanan pihak manapun. Kebijakan di lapangan harus berpijak pada prinsip keadilan dan konstitusi,” ujarnya.

Aturan yang Timbulkan Persoalan

Ia juga menyoroti bahwa implementasi Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri No. 9 dan 8 Tahun 2006 kerap menimbulkan persoalan.

Khususnya pada persyaratan administratif seperti dukungan masyarakat sekitar. Kenyataan dalam praktiknya sering menjadi hambatan bagi kelompok minoritas untuk memperoleh izin rumah ibadah.

Presidium Hubungan Masyarakat Katolik, Clarensia Mende Simalango, menekankan dimensi moral dari peristiwa tersebut.

“Paskah adalah momentum harapan dan keadilan. Ketika ibadah terganggu, maka yang dilukai bukan hanya ruang, tetapi juga martabat manusia,” ujarnya.

Baca juga: PGI Kecam Penyegelan Gereja POUK Tesalonika Tangerang

Ia mengutip Matius 25:40 sebagai pengingat bahwa penghormatan terhadap sesama merupakan bagian dari iman.

PMKRI Cabang Pematangsiantar mendorong Kementerian Agama mengambil langkah konkret.

Melalui fasilitasi dialog serta pendampingan penyelesaian perizinan secara adil dan transparan.

Konsolidasi Gerakan

Gulo, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal persoalan ini.

“Jika tidak ada penyelesaian yang adil dan transparan, kami siap mengkonsolidasikan gerakan dan menyampaikan aspirasi secara terbuka, damai, dan konstitusional,” tegasnya.

Fransisco menegaskan pentingnya kehadiran negara.

“Kebebasan beragama adalah fondasi kehidupan berbangsa. Negara harus hadir sebagai pelindung bagi seluruh warga negara tanpa terkecuali,” tuturnya. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Masih Syuting, Sunil Samtani Ungkap Jadwal Tayang Film Pengabdi Setan 2: Communion

Jakarta - Produser Rapi Films, Sunil Samtani, membeberkan jadwal...

KontraS Ungkap 387 Orang Ditangkap Saat Demo 27 Agustus, 160 di Antaranya Anak di Bawah Umur

JAKARTA, Opsi.id  – Gelombang demonstrasi pada 27 Agustus 2026...

Pria Inggris Selamat dari Ancaman Buta, Operasi Tumor Otaknya Dibantu AI Real-Time

LONDON, Opsi.id  – Teknologi kecerdasan buatan (AI) mencatat terobosan...

Survei Poltracking: Kepuasan Publik terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran Turun, Hanya 55,1 Persen

JAKARTA, Opsi.id  – Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Pemerintahan...

Heboh Protes Bantuan Gempa BNPB, Camat Lamba Leda Utara Resmi Pilih Mundur

Borong, OPSI.ID - Camat Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai...

Heboh Dugaan Pungutan Pengambilan Kendaraan Kecelakaan, Satlantas Surabaya Buka Suara

Surabaya — Pengambilan kendaraan yang diamankan sebagai barang bukti...

PLN Kembali Berlakukan Pemadaman Bergilir di Sulsel

Makassar, OPSI.ID - PT PLN (Persero) melakukan pemeliharaan infrastruktur...

Hasil Kualifikasi Piala Asia U-20 2027: Indonesia U-20 dan Malaysia Berbagi Angka 0-0

Laos, OPSI.ID - Timnas Indonesia U-20 harus puas bermain...

Jagara Resmi Jadi Desa Ekosistem Keuangan Inklusif, OJK Dorong UMKM dan BUMDes Naik Kelas

Kuningan – Desa Jagara, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, resmi...

Berita Terbaru

Popular Categories