Hingga peluit akhir babak pertama dibunyikan, skor masih tetap 0-0.
Memasuki babak kedua, Persimaju kembali tampil agresif dengan melakukan pressing sejak menit-menit awal.
Beberapa peluang kembali diperoleh, termasuk melalui tendangan bebas di sekitar kotak penalti. Namun, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol.
Persma yang lebih banyak mengandalkan serangan balik juga belum mampu memanfaatkan kesempatan yang diperoleh. Hingga pertandingan berakhir, skor kacamata 0-0 tetap bertahan.
Hasil ini membuat persaingan di Grup S semakin terbuka. Empat tim masih memiliki peluang besar untuk lolos ke babak 16 besar dan penentuan akan berlangsung pada laga terakhir grup.
Pada pertandingan berikutnya, Persimaju Mamuju akan menghadapi Persikotas Tasikmalaya. Sementara Persma 1960 Manado dijadwalkan berhadapan dengan PSP Padang.
Pelatih Persimaju, Muh Irfan Rahman, menilai hasil imbang tersebut tetap penting bagi timnya dalam menjaga peluang lolos ke fase berikutnya.
“Iya, hasil yang sangat penting. Empat tim masih berpeluang besar lolos ke 16 besar dan penentuan akan terjadi di menit-menit akhir persaingan grup,” ujar Irfan.
Ia mengaku optimistis timnya mampu mengamankan tiket ke babak 16 besar. Menurutnya, kondisi skuad kini semakin baik karena seluruh pemain utama sudah kembali siap dimainkan.
“Sangat optimis lolos ke 16 besar. Pemain kami sudah lengkap kembali, siap dimainkan lagi dan siap menghadapi Persikotas Tasikmalaya,” tegasnya.


