Sidak Toilet Viral, BEM Nusantara Minta Erick Thohir Urusi Garuda dan PLN

Jakarta – Koordinator Pusat BEM se-Nusantara, Eko Pratama, meminta Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir untuk memberikan perhatian serius perihal sejumlah sengkarut di perusahaan-perusahaan milik BUMN. Di antaranya, PLN yang merugi, Garuda Indonesia yang terjerat hutang, hingga persoalan skema penyertaan modal negara, alih-alih mengurusi toilet SPBU.

“Pak Erick Thohir ini seorang menteri. Salah satu pembantu Presiden yang ditugasi untuk mengurusi BUMN. Sementara persoalan di BUMN tidak sesederhana apa yang pak Erick Thohir tampakkan ke publik,” kata Eko Pratama kepada Opsi, pada Kamis, 25 November 2021.

Eko menuturkan, apa yang menjadi temuan Erick Thohir di toilet SPBU Pertamina merupakan hal sepele yang tidak seharusnya diurusi seorang menteri. Pasalnya, banyak persoalan besar di BUMN yang lebih membutuhkan perhatian serius.

“Contohnya PLN. PLN ini kan memonopoli listrik di republik ini, masa sih masih rugi. Ada enggak saingan PLN untuk urusan listrik? kan cuma PLN. Itu pun masih rugi,” tutur Eko.

“Harusnya pak Erick Thohir mengurusi hal yang seperti itu. Yang substansial. Kalau yang seperti itu (toilet berbayar), bukannya bisa kepala SPBU yang selesaikan?” kata dia.

Lebih lanjut, BP Presiden Mahasiswa Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) menduga bahwa apa yang dilakukan Erick Thohir dengan aksi viralnya hanya merupakan upaya sang menteri memperbaiki citra.

Eko meminta, Erick Thohir mulai bekerja memperbaiki sengkarut di BUMN alih-alih mengurusi hal kecil yang bisa dilakukan oleh bawahannya.

“Jangan biarkan maling besar dibiarkan lepas, sementara maling-maling kecil dipublish untuk memperbaiki citra,” kata Eko Pratama.

Diberitakan sebelumnya, dalam sebuah video viral Erick Thohir nampak geram begitu mengetahui fasilitas toilet di SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) Pertamina, masyarakat harus mengeluarkan kocek senilai Rp2.000-Rp4.000.

Erick baru mengetahui itu usai melihat poster yang terpampang di tembok toilet di salah satu SPBU di Kecamatan Malasan, Probolinggo, Jawa Timur.

Dalam poster itu tertera tarif pemakaian toilet sebesar Rp2.000 untuk buang air kecil dan Rp4.000 ribu untuk sekali buang air besar dan mandi. []

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Bejat! Oknum Kiai di Pati Cabuli 50 Santriwati di Ponpes

Pati, Opsi.id - Kasus pencabulan kembali terungkap. kali ini...

Profil Karutan Balige Valen Sonar Rumbiak, Sah Menyandang Marga Pardede

Toba, Opsi.id - Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen...

19 Penumpang Bus Halmahera Masih Dirawat, Dua Sopir Kabur Usai Kecelakaan Maut di Tol JMKT

Serdang Bedagai, Opsi.id - Petugas kepolisian telah mengidentifikasi korban...

‎DPRD DKI Segel Operator Best Parking di Blok M Square Atas Dugaan Praktik Parkir Ilegal

‎Jakarta - Ketua Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran...

Dinas Kesehatan DKI Beri Update Terbaru Kasus Hantavirus di Jakarta

‎Jakarta - Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan DKI Jakarta Ani...

Java Jazz Festival 2026 Hadir di NICE PIK 2 dengan Layanan Shuttle Terintegrasi

Jakarta - myBCA International Java Jazz Festival 2026 akan...

Polantas Polda Sulbar Lakukan Pengaturan dan Edukasi Lalu Lintas Menyeluruh Bagi Warga

Mamuju, OPSI.ID - Satuan Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat...

321 WNA Kasus Judi Online Internasional Dipindah ke Kantor Imigrasi

JAKARTA, Opsi.id  — Sebanyak 321 warga negara asing (WNA)...

Wali Kota Wesly Rayakan Paskah Bersama ASN Pemko Pematangsiantar

Pematangsiantar, Opsi.id - Wesly Silalahi bersama Ketua TP PKK...

Berita Terbaru

Popular Categories