Startup Kembangkan Mikrodrone AI untuk Menembak Nyamuk di Udara

JAKARTA, Opsi.id  – Sebuah perusahaan rintisan (startup) teknologi asal Amerika Serikat, Tornyol, tengah mengembangkan mikrodrone berbasis kecerdasan buatan (AI).

Dirancang untuk memburu dan menjatuhkan serangga terbang, termasuk nyamuk, langsung di udara.

Startup yang didukung oleh Y Combinator tersebut mengklaim teknologi ini berpotensi memangkas biaya pengendalian nyamuk hingga 100 kali lebih murah dibandingkan metode konvensional yang mengandalkan bahan kimia atau pengasapan.

Pada 14 Juli 2026, salah satu pendiri Tornyol, Alex Toussaint, membagikan video uji coba yang disebut sebagai “first air-to-air kill”.

Dalam video tersebut, sebuah mikrodrone berhasil mengejar dan menjatuhkan seekor ngengat di area pengujian.

Baca juga: Polri dan FBI Kerja Sama Investigasi Kejahatan Siber Internasional

Meski objek yang ditembak bukan nyamuk dan pengujian masih dilakukan di lingkungan terkendali, perusahaan menyebut keberhasilan tersebut merupakan tonggak awal menuju pengembangan drone pembasmi nyamuk secara otomatis.

Mengandalkan AI dan Sensor Ultrasonik

Drone yang dikembangkan Tornyol memiliki bobot sekitar 40 gram dan memanfaatkan kombinasi mikrofon, sensor ultrasonik, serta perangkat lunak berbasis AI untuk mendeteksi keberadaan serangga.

Teknologi ini bekerja dengan memancarkan gelombang ultrasonik, kemudian menangkap pantulannya melalui sejumlah mikrofon.

Sistem AI selanjutnya menganalisis pola suara yang dihasilkan kepakan sayap serangga.

Karena nyamuk memiliki jejak suara Doppler yang khas, drone secara teori dapat membedakan nyamuk dari serangga lain sebelum melakukan intersepsi.

Target: Membasmi Nyamuk di Perkotaan

Pendiri Tornyol, Alex Toussaint dan Clovis Piedallu, menargetkan penggunaan kawanan (swarm) mikrodrone untuk mengendalikan populasi nyamuk di kawasan perkotaan.

Mereka memperkirakan sekitar 10 unit drone nantinya mampu melindungi area seluas 1 kilometer persegi dari nyamuk pengisap darah.

Jika berhasil dikembangkan hingga tahap komersial, teknologi ini dapat menjadi alternatif pengendalian nyamuk yang lebih ramah lingkungan dibandingkan penyemprotan insektisida.

Masih Banyak Tantangan

Meski terdengar menjanjikan, teknologi tersebut masih berada pada tahap awal pengembangan.

Baca juga: ‎Pramono Anung Genjot Pemprov DKI Optimalkan Teknologi dan AI Menuju Top 20 Global City

Sejumlah tantangan teknis masih harus diatasi, antara lain kemampuan mengenali nyamuk di lingkungan terbuka, menghindari serangga yang bermanfaat seperti lebah dan kupu-kupu, efisiensi energi, serta biaya produksi massal.

Selain itu, efektivitas drone dalam kondisi angin, hujan, atau lingkungan perkotaan yang padat juga masih perlu dibuktikan melalui pengujian lebih lanjut.

Apabila berhasil, mikrodrone AI ini berpotensi menjadi salah satu inovasi baru dalam pengendalian penyakit yang ditularkan nyamuk, seperti demam berdarah, malaria, dan chikungunya, tanpa bergantung sepenuhnya pada penggunaan bahan kimia. [oddity]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Madura United Curi Tiga Poin di Kandang PSM Makassar, Ze Gomes Puji Kerja Keras Pemain

Parepare, OPSI.ID - Madura United berhasil membawa pulang tiga...

PSM Takluk dari Madura United, Darije Kalezić Soroti Banyaknya Peluang Terbuang

Parepare, OPSI.ID - PSM Makassar harus mengakui keunggulan Madura...

Tiga Dekade Berkarya, Konser Puncak UNGU Waktu Yang Dinanti Sukses Digelar di Jakarta

Jakarta - Perjalanan panjang sebuah entitas seni di kancah...

Atlet MMA Jeka Saragih Resmi Bergabung dengan BRIGSENA GAMKI

PEMATANGSIANTAR, Opsi.id – Atlet Mixed Martial Arts (MMA) asal...

‎Penurunan Muka Tanah Jakarta Melambat, PAM Jaya Ungkap Peran Air Perpipaan

Jakarta - Upaya menekan laju penurunan muka tanah (land...

Gol Cepat Iran Junior Bungkam Juku Eja di Parepare

Parepare, OPSI.ID - PSM Makassar harus mengakui keunggulan Madura...

Starting XI PSM vs Madura: Pasukan Ramang Andalkan Duet Veldwijk-Foor

Parepare, OPSI.ID - Laga lanjutan BRI Super League 2026/2027...

‎BP Tapera Gandeng Kejaksaan RI, Wujudkan Tata Kelola Ekosistem Perumahan Akuntabel

‎Jakarta – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera)...

Berita Terbaru

Popular Categories