Deli Serdang, Opsi.id – Seorang emak-emak yang viral usai menyuarakan keresahannya terkait maraknya peredaran narkoba di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, ternyata berprofesi sebagai guru tahfiz Alqur’an.
Ibu tersebut diketahui bernama Halimatus Sa’diyah. Keberaniannya bersuara lantang soal peredaran narkoba didorong keinginannya melindungi anak-anak yang belajar mengaji di rumah tahfiz agar tidak terpapar barang haram tersebut.
“Saya tidak ingin anak-anak kehilangan masa depan karena di desa ini peredaran narkoba marak. Sehingga memberanikan diri menyampaikan lewat media sosial agar kepolisian bertindak,” ungkap Halimatus, Kamis (14/5/2026).
Menurut Halimatus, aktivitas peredaran narkoba di desanya sudah sangat mengkhawatirkan. Ia menyebut transaksi narkotika bahkan dilakukan secara terang-terangan.
“Kondisinya sangat memprihatinkan dan meresahkan. Sepertinya pengedar narkoba sudah kebal hukum, sehingga berani jual beli barang secara terang-terangan,” katanya.
Usai videonya viral, Halimatus mengaku mulai merasa terancam. Ia menyebut ada aksi teror yang diduga dilakukan pihak keluarga pelaku.
“Ada yang meneror dengan melempari batu,” akunya.
Keberanian Halimatus Sa’diyah dalam melawan peredaran narkoba demi masa depan anak-anak mendapat sorotan dari Komisi Nasional Perlindungan Anak.
Ketua Komnas Perlindungan Anak, Agustinus Sirait, menilai peredaran narkotika kini menjadi ancaman serius bagi generasi muda Indonesia.
BACA JUGA: Viral Curhatan Emak-emak soal Narkoba di Pantai Labu, Dua Pelaku Ditangkap Polisi
“Peredaran narkoba tidak hanya menyasar generasi tua, namun anak-anak pun sudah menjadi sasaran,” katanya.

