Jakarta, Opsi.id – Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, mengapresiasi kinerja Polda Metro Jaya.
Karena berhasil mengungkap 141 kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dalam waktu satu bulan terakhir.
Menurut Sugeng, keberhasilan pengungkapan kasus curanmor tidak hanya penting dari sisi penegakan hukum.
Tetapi juga memiliki dampak sosial yang besar bagi masyarakat.
Terutama kelompok berpenghasilan rendah yang sangat bergantung pada kendaraan bermotor untuk bekerja dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
“Pengungkapan 141 kasus curanmor oleh Polda Metro Jaya merupakan kinerja yang baik dan patut diapresiasi.
Penanganan kasus ini memiliki dimensi sosiologis dan kriminologis yang kuat karena korbannya sebagian besar adalah masyarakat kecil,” ujar Sugeng dalam keterangannya.
IPW menilai penyitaan 141 unit sepeda motor dan 15 unit mobil dalam operasi tersebut menjadi capaian yang sangat berarti bagi para korban.
Baca juga: Penadah dan Pencuri Motor di Stadion Binaraga Labuhan Batu Ditangkap
Bagi banyak pekerja, kendaraan bermotor bukan sekadar aset. Melainkan sarana utama untuk mencari nafkah dan menopang perekonomian keluarga.
Sebagian besar pemilik sepeda motor adalah karyawan pabrik, pekerja dengan penghasilan setara UMR, atau bahkan pengemudi ojek online.
Untuk memiliki kendaraan tersebut mereka sering kali harus mencicil dalam waktu yang panjang.
“Karena itu, kehilangan kendaraan sangat berdampak terhadap kondisi ekonomi mereka,” katanya.
IPW juga berharap proses pengembalian barang bukti kepada para korban dapat dilakukan secepat mungkin.
Bahkan, apabila memungkinkan, aparat penegak hukum dapat menerapkan mekanisme pinjam pakai. Terhadap kendaraan yang menjadi alat kerja korban selama proses hukum masih berjalan.


