Duduk Kasus Husin Shihab Memolisikan Greenpeace terkait Pidato Jokowi Bahas Deforestasi

Jakarta – Ketua Cyber Indonesia Husin Alwi Shihab resmi melaporkan Kepala Greenpeace Indonesia Leonard Simanjuntak dan Kiki Taufik atas dugaan pidana membuat berita bohong dan ujaran kebencian yang menimbulkan keonaran di masyarakat perihal pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang membahas deforestasi.

Husin melaporkan Greenpeace lantaran menyebut pidato Presiden Jokowi soal deforestasi di Konferensi COP26, Glasgow, Skotlandia beberapa waktu lalu tidak sesuai dengan fakta dan telah menyesatkan publik.

“Malah menyodorkan data yang menyesatkan. Ini perlu disikapi #BoikotGreenpeaceID,” kicau Husin Shihab dikutip Kureta dari akun Twitter @HusinShihab, Sabtu, 13 November 2021.

Klaim Perubahan Data Deforestasi

Ia meyakini Greenpeace sudah memutarbalikkan fakta dengan menyebut bahwa deforestasi di Indonesia mengalami peningkatan sehingga tak sesuai dengan yang disampaikan dalam pidato Jokowi.

“Greenpeace dalam hal ini malah memutar balikkan fakta dengan menyebut bahwa deforestasi di Indonesia justru meningkat dari yang sebelumnya 2,45 juta ha (2003-2011) menjadi 4,8 juta ha (2011-2019),” kata Husin.

“Jadi, kalau dibuatkan dalam bentuk grafis dari tahun ke tahun dan pada kebijakan pemerintahan juga dijelaskan secara detail dan jika pada tahun 2,45 juta ha (2003-2011) adalah kebijakan SBY. Kemudian pada tahun 2011 sampai 2019 menjadi 4,8 juta ha akan jelas naik turun grafiknya,” ujar dia lagi.

Menurutnya, deforestasi di masa Pemerintahan Jokowi terus ditekan dan hal ini sesuai dengan data yang telah diterbitkan oleh pemerintah secara resmi.

Data Penurunan Deforestasi Versi Pelapor

“Di tahun 2015-2016, deforestasi 629,2 ribu ha (beberapa izin prinsip sudah keluar di masa SBY), th 2016-2017. Deforestasi 480 ribu ha, th 2017-2018, deforestasi 439,4 ribu ha, th 2018-2019. Deforestasi 462,5 ribu ha, th 2019-2020, deforestasi turun drastis ke 115,5 ribu ha,” kata Husin.

Dari data di atas, katanya melanjutkan, sudah jelas bahwa terjadi penurunan deforestasi di era Jokowi. Husin merasa heran dengan klaim Greenpeace yang menyebut bahwa deforestasi meningkat. Ia pun menilai bahwa pernyataan tersebut termasuk kebohongan dan akan berbahaya jika tidak dilaporkan ke polisi.

“Nah, dengan data di atas itu kan sudah jelas, coba kalau dilihat dari bentuk grafik pasti akan terlihat chart nya menurun, kenapa Greenpeace malah bilang meningkat? Jelas itu sebuah kebohongan?!! Dan bahaya kalau tidak dilaporkan,” kata Husin Shihab lagi. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

Grup Band PERAUKERTAS Comeback dengan Single Retrowave Joki Cinta

Jakarta - Grup band PERAUKERTAS resmi memperkenalkan single terbaru...

Tiara Andini Comeback Lewat Ballad Tulang dan Nadi

Jakarta - Setelah menutup era album Edelweiss dan showcase...

CFD Semarakkan HUT ke-81 RI, Wali Kota Wesly Ajak Warga Rawat Semangat Kemerdekaan

PEMATANGSIANTAR, Opsi.id  – Suasana kawasan Lapangan Adam Malik, Kota...

Polisi dan Damkar Padamkan Api yang Membakar Lahan Seluas 2 Hektare di Maros

Maros, OPSI.ID - Kebakaran lahan warga terjadi di Dusun...

Bambang Harimurti Beri Peringatan Keras di DPR: Jangan Sampai RUU Perampasan Aset Jadi Senjata Politik

JAKARTA, Opsi.id  – Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset...

Gila! Kue Pernikahan Ini Beratnya 500 Kg, Dibuat 4 Bulan dengan 33.000 Kelopak

JAKARTA, Opsi.id  — Sebuah kue pernikahan raksasa karya pastry...

Monetisasi YouTube Makin Sulit, Syarat Jam Tayang Naik Jadi 8.000 Jam

JAKARTA, Opsi.id  — YouTube memperketat syarat monetisasi bagi kreator...

Berita Terbaru

Popular Categories